11 Tahun TKI Asal Mesuji Tanpa Kabar, Disnakertrans Mesuji Janji Telusuri Keberadaannya




Foto San : Kepala Dinas Keternagaan Kerja dan Transmigrasi Ripriyanto.

Foto San : Kepala Dinas Keternagaan Kerja dan Transmigrasi Ripriyanto.

Berita24.id : Mesuji (Lampung)— Tak Kunjung pulangnya Ibu Ernawati sejak 11 Tahun silam yang meninggalkan seorang Putra menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Arab Saudi membuat Dinas Ketenaga Kerjaan dan Transmigrasi, (Disnakertran) Kabupaten Mesuji harus bekerja ekstra.

Pasalnya, Ernawati tercatat keberangkatannya menjadi TKI sejak tahun 2007 silam, dimana keberangkatannya menjadi TKI, Kabupaten Mesuji belum terpisah dengan Kabupaten Tulangbawang (Tuba).

Akibat hal tersebut tentunya Disnakertrans Mesuji harus bekerja ekstra untuk mencari keberadaan Ernawati ibu dari M. Salman (12) Warga Desa Budi Aji, Simpangpematang, Mesuji.

Kepala Disnakertran Mesuji Ripriyanto melalui Sekertaris Disnakertrans Mesuji Arif Arianto, mengatakan, saat ini kita akan menelusuri data Ibu Ernawati binti Alimik di Disnakertrans Tuba. Karena ditahun 2007 Kabupaten Mesuji masih menyatu di Tuba. Mudah-mudahan bisa cepat terlacak dimana posisi Ernawati saat ini, mengingat anaknya sangat merindukan Ibunya.

“Mudah-mudahan bisa segera terlacak sehingga mempermudah kita mencari Ernawati Warga Budi Aji tersebut saat keberangkatannya melalui PJTKI mana, dan terakhir kerja dimana. Karena PJTKI yang memberangkatkannya pasti mengetahui posisi saat ini,”paparnya.

Dikatakan Arif, peristiwa hilangnya kontak TKI seperti ini tentunya kita sangat perihatin. Apalagi sampai lupa dengan anak dan sanak keluarga yang ditinggal pergi merantau.

Foto sandri : Sekertaris Disnakertrans Mesuji Arif Arianto.

Foto sandri : Sekertaris Disnakertrans Mesuji Arif Arianto.

“Kondisi seperti ini tentunya membuat kita sangat perihatin. Apalagi Ernawati pergi meninggalkan Desa Budi Aji sejak 11 tahun silam namun hingga bayi yang ditinggalnya sudah tumbuh besar. Kita juga berharap kepada TKI tersebut dapat segera pulang ke Indonesia,”tukasnya.

Sebelumnya, “Pulang lah mak, kami merindukanmu ” demikianlah sepenggal kalimat terakhir yang dituturkan Muhamad Salman (12) atas kerinduan terhadap ibunya yang hingga kini belum dikatahui keberadaanya.

Sebagai mana keterangan yang berhasil di himpun awak media bahwa M Salman memiliki seorang ibu yang bernama Ernawati binti Alimik (Alm), dimana Ernawati berangkat bekerja ke luar negeri sekitar tahun 2007.

Namun tak ada yang menyangka bahwa kepergianya hingga kini menjadi sebuah tanda tanya besar lantaran tidak ada kabar sama sekali.

“Udah lama dia gk ada kabar mas, kalau sepuluh tahun lebih lah, dulu Salman itu ditinggal masih bayi belum bisa jalan, sekarang udah kelas 6 SD, ” ucap tetangga Salman kepada crew media pada selasa 11/9.

Tanpa putus asa Salman meminta bantuan tetangga dan saudaranya untuk mencari kabar serta keberadaan ibunda tercintanya, berbekal akun media sosial Facebook diapun memposting harapanya kepada pihak pemerintah Republik Indonesia agar dapat membantunya.

“Saya pingin ketemu ibu saya om, saya yakin ibu saya masih ada di arab sana, makanya saya minta tolong sama saudara saudara untuk mencari kabarnya, ” ucap bocah yang kini belajar di SDN Budi Aji tersebut sambil berkaca kaca.

Sambil menatap sebuah album foto yang sudah mulai kusam, salman menuturkan bahwa keterangan Romli (agen penyalur tkw) saat di arab pernah ada kabar dan beberapa kali juga sempat mengirim sejumlah uang.

” Kata om romli dulu pernah ada telpon, juga sempat kirim uang, tapi cuma beberapa bulan aja sudah itu gk bisa dihubungi lagi, ” kata Salman.

Salman merupakan anak satu satunya Ernawati yang kini tinggal bersama neneknya yang bernama Sutiah beralamatkan di Desa Budi Aji Rt/Rw 04/02 kecamatan Simpang Pematang Kabupaten Mesuji.

Ia pun tak berhenti berdoa dan memohon kepada semua pihak untuk membantu mencari keberadaan Ibunya.(san)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan