Advertorial : Tiga Pilar Ini, Hadiri Peletakan Batu Pertama Titik Nol Pembangunan Talud Desa Gedung Sako II




Berita24.id: Kaur (Bengkulu) —  Desa Gedung Sako II Kecamatan Kaur Selatan Kabupaten Kaur Provinsi Bengkulu Melaksanakan peletakan Batu Pertama pada kegiatan inprastruktur salah satu pembangunan fisik berbentuk talud.

Peletakan Batu Pertama (Titik Nol ) ini dilakukan langsung Oleh Kepala Desa (Kades )Gedung Sako II Syahfiri, Babinsa Kaur Selatan Lukman, Dari Polsek Kaur Selatan dihadiri Oleh Bhabinkamtibmas David S,, Pendamping Desa Gedung Sako II Jonggi, Peranngkat Desa dan Seluruh Anggota BPD.

Acara Tersebut di lakukan Pada hari ini Senin ( 17/06/19 ). Dilaksanakan nya kegiatan ini sebagai tanda sudah bisa dimulai nya pengerjaan penggunaan dana Desa tahap awal sebesar 20% tahun anggaran 2019. Juga dalam rangka menyikapi peraturan Kementerian Desa (Kemendes) Republik Indonesia tentang penggunaan dana Desa.

Dimana diantara peraturan Kemendes mengacu pada setiap akan diadakan nya suatu pembangunan berupa fisik pada tahap awal pengerjaan atau titik nol objek pembangunan tersebut harus diketahui dan melibatkan Tiga Pilar yaitu, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas beserta kades setempat.

Menurut Kades Setempat Syahfiri, Hal ini dilakukan supaya ada nya transparansi antar pihak. Selain itu Bhabinkamtimas (BKTM) dan Bhabinsa juga bukan hanya sekedar mengawasi, mereka juga berfungsi sebagai tempat untuk mencari pemahaman bila mana masih ada ketidak tahuan atau keraguan tentang sesuatu hal yang berkaitan dengan dana Desa Ujar Kades Kepada reporter Berita24.id senin 17/06/19.

Sementara itu dalam kesempatan itu lukman perwakilan dari Danramil Kaur Selatan ia mengatakan,” Dengan ada nya program ini yang melibatkan Tiga Pilar khusus nya Bhabinsa dan BKTM kami sangat mendukung. Sehingga kami bisa turun dan mengecek langsung kelapangan apa saja yang direncakan oleh Desa. Kita bisa langsung tinjau bukan cuma diatas kertas saja,”kata Lukman.

Selanjutnya Kades Gedung Sako II Syahfiri menambahkan, diutamakan nya titik nol pada pembangunan talud di Desa ini karena kesepakatan dan permintaan dari warga sendiri,” Iya itu karena tanah disini bila tidak segera dipasang talud akan semakin terkikis apa lagi ini musim penghujan. Tapi sebelum nya akan kita lakukan pengerukan untuk mendalami terlebih dahulu, dengan begitu debit air tidak akan meluap atau pun banjir disaat hujan turun,” imbuh nya.

Syahfiri juga menjelaskan Untuk diketahui Pembangunan talud penahan banjir didesa gedung Sako ini panjang 138 M, Lebar 40 M, Tinggi 60 M. Setelah selesai pembangunan talud tersebut maka akan dilanjutkan dengan pembangunan Berikutnya yang terbagi untuk Lokasi yang ada di Desa nya.

Selain itu ia juga berharap dengan ada nya ke ikut sertaan nya Tiga Pilar bisa semakin membantu dan mengawal setiap pembangunan di Desa dari hal-hal yang tidak di inginkan (Advertorial)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.