Akibat Cuacah, Puluhan Ton Ikan di Way Rarem Mati




Foto : Ribuan Ton ikan mati, akibat cuaca, yang ada di Keramba jala apung milik salah satu petani di Way rarem.

Foto : Ribuan Ton ikan mati, akibat cuaca, yang ada di Keramba jala apung milik salah satu petani di Way rarem.

Berita24.id: Lampung Utara — Ditafsir Puluhan Ton ikan yang berada di Keramba jaring apung bendungan Way rarem Desa Pekurun, Kecamatan Abung Pekurun Lampung Utara, mati mendadak akibat Cuaca buruk beberapa pekan terakhir.

Hal tersebut membuat Para petani merugi, hingga Miliaran rupiah, akibat matinya puluhan ton ikan yang berada di keramba apung tersebut.

Menurut salah satu pemilik keramba, Mamad saat kami temui, Senin (12/11). mengungkapkan, kejadian ini sangat mengejutkan, dimana puluhan ton ikan miliknya mati mendadak, pada hari ini, dan tidak ada satupun yang bisa di selamatkan dari enam kerambah miliknya.

“Nggak ada yang bisa si selamatkan lagi mas, udah pada busuk gini. kalau diperkirakan kerugian saya, kurang lebih satu milyar lah akibat musibah ini,” Ungkapnya.

Hal senada juga dikatakan oleh, Rony salah satu penjaga kerambah milik Icha, mengatakan bahwa kejadi ini kerap terjadi yang mana saat perubahan cuaca seperti saat ini, Sudah hampir seminggu ini kejadian ini berlangsung, ikan yang mati perhariya hingga 3 ton, yang membuat kami merugi hingga 150 Juta rupiah,” Jelas Roni.
Dilanjutkannya, akibat kejadian ini, terpaksa semua petani kerambah harus memanen lebih awal untuk, mengindari kerugian yang lebih besar lagi, Untuk itu ikan yang masih bisa dikomsumsi langsung di jual dengan harga lebih murah.
“Ya terpaksa, untuk menekan kerugian lebih banyak, kita harus memanen semua ikan yang ada, untuk di jual dengan harga murah, per Kilo nya hanya kita lelang dengan harga Rp.10 ribu, walaupun itu rugi. Kami berharap pada Pemerintah, agar mencarikan solusi, atas persoalan ini,” Harapnya.(riki/si).

 




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan