Berdalih Minta Sumbangan Bangun Musholah, Kepsek SD1 Lais Malah Bangun Kantin

By / 2 weeks ago / SUMSEL / No Comments
Berdalih Minta Sumbangan Bangun Musholah, Kepsek SD1 Lais Malah Bangun Kantin
Foto Agus : Sekolah SDN Lais Kabupaten Muba.

Foto Agus : Sekolah SDN Lais Kabupaten Muba.

Berita24.id : Muba (Sumsel)– Kepala Sekolah (Kepsek) SD1 Lais, Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) bantah terkait sumbangan sukarela atas pembangunan Kantin. Bantahan tersebut tidak lain terkait keluhan masyarakat, bahwa para siswa diminta sumbangan suka rela untuk membangun mushola, tetapi setelah uangnya terkumpul digunakan untuk membangun kantin.

Kepala Sekolah SD 1 Lais Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) – Komariyah SPd, saat ditemui di kantornya belum lama ini ia mengatakan uang untuk musholah itu dari komite sekolah dan para guru yang menyumbang bukan murid-murid sekolah.

“Komite sekolah yang mengelolah, pihak sekolah tidak atau belum meminta uang sumbangan kepada orang tua wali murid. Jadi untuk pembangunan tersebut itu mutlak dari Komite,”bantah Komariyah.

Sebelumnya, Orang tua wali murid, yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa, mereka dimintai sumbangan melalui anaknya yang bersekolah di SD 1 Lais setiap hari dengan besaran minimal dua ribu rupiah, uang tersebut nantinya untuk membangun musholah sekolah, tetapi kenyataannya uang tersebut dipakai untuk membangun kantin sekolah.

“Anak-anak dimintai untuk menyumbang sebsar Rp2000 perhari dengan alasan untuk membangun Mushola. Akan tetapi faktanya tidak seperti yang diinginkan,”tegasnya.

Tidak hanya itu, orang tua wali murid yang lain, yang juga tidak mau disebutkan namanya mengatakan bahwa, bantuan baju seragam sekolah dari Bupati Musi Banyuasin hanya diberikan kepada siswa kelas tiga SD 1 Lais, sedangkan siswa yang lain tidak mendapat bantuan.

“Tidak hanya dana sumbangan tetapi Pakaian baju juga tidak jelas hanya diberikan kepada siswa-siswi kelas tiga sedangkan siswa lainnya tidak,”singkatnya.

Dikonfirmasi mengenai baju seragam bantuan Bupati yang diberikan kepada siswa kelas tiga Komariyah tidak membantah, dia membenarkan dengan mengatakan bahwa, itu data sudah lama bantuan itu dijanjikan oleh Dodi Reza sewaktu kampanye, dan setelah menjadi Bupati murid-murid tersebut sekarang sudah kelas tiga SD.

“Itu dijanjikannya waktu masih calon dan jumlah baju seragam itu sama persis dengan jumlah murid kelas tiga yang jumlahnya tuju puluh lebih, itulah alasan mengapa baju seragam bantuan Pemda Muba diberikan kepada siswa kelas tiga bukan yang lain atau murid kelas satu,”kilahnya.

Ditemui di kantornya pejabat Dinas Pendidikan Kabupaten Muba selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) pengadaan baju seragam mengatakan, bantuan baju seragam sekolah dari Bupati itu untuk murid-murid baru baik SD maupun SMP, bukan untuk yang lain;

“Kalau ada kepala sekolah yang membagikan baju seragam kepada siswa yang bukan kelas satu nanti akan saya panggil untuk dimintai keterangan,”tegasnya.(agus/si)

redaksi berita24.id

The author didn't add any Information to his profile yet.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked. *

download free uapkmod,action game apk mod, android apps apk mod