Calon Bupati Mesuji Khamami Di Serang Orang Tak Dikenal




//Khamami Alami Luka Memar Di Wajah dan Bibir Pecah//

Foto Dirga : Calon Bupati Khamami tenggah mendapat perawatan pasca diserang sekelompok masa malam ini.

Foto Dirga : Calon Bupati Khamami tenggah mendapat perawatan pasca diserang sekelompok masa malam ini.

berita24.id ; Mesuji — Calon Bupati Mesuji Khamami diserang puluhan orang tak dikenal saat melakulan sosialisasi di Desa Panca Warna, Kecamatan Way Serdang, Mesuji tadi malam sekitar pukul 21.15 wib.

Penyerangan terhadap calon nomor urut dua ini diduga dilakukan oleh oknum calon bupati dan wakil bupati nomor urut satu yang tidak terima atas sosialisasi yang dilakukan oleh Khamami.

“Penyerangan itu kemungkinan sudah direncanakan. Karena Khamami sedang sosialisasi di rumah warga, tiba-tiba datang 2 mobil avanza yang di komandoi oleh calon wakil bupati yang langsung memukuli pak khamamik,”jelas Aries Adik Ipar Khamami.

Foto Dirga; Khamami saat memperlihatkan wajahnya yang dihajar sejumlah oknum yang tidak terima atas sosialisasi pencalonanya malam ini.

Foto Dirga; Khamami saat memperlihatkan wajahnya yang dihajar sejumlah oknum yang tidak terima atas sosialisasi pencalonanya malam ini.

Dipaparkan Ariea, kejadian pemukulan itu kebetulan pak bupati tidak membawa pengawal hanya dengan sopir saja karena acara agak mendadak.

“Pak Khamami tidak membawa pengawalan dan kami rasa rombongan memang sudah mengintai disaat beliau tidak membawa pengawalan sehingga terjadi penyerangan,”jelasnya.

Namun tidak jelas pemicu penyarangan yang dilukan oleh cawabub yang diusung oleh Partai PDI-PTersebut, akibat penyerangan itu Khamami mengalami luka memar dibagian muka dan bibir.

“Kami tidak tau penyebabnya tapi saat kejadian memang dibalai Desa Pancawarna, kejadian tersebut diperkirakan sekitar pukul 21.15 tiba-tiba datang rombongan cawabub dan langsung menyerang,”papar salah satu warga desa setempat kepada wartawan saat di hubungi via ponsel.

Dihubungi secara terpisah Laision oficcer (LO) pasangan Khamami-Saply, Junaidi membenarkan kejadian tersebut.

Foto Dirga; Khamami saat berada di Polres Mesuji saat hendak melaporkan peristiwa pemukulan terhadap dirinya malm ini.

Foto Dirga; Khamami saat berada di Polres Mesuji saat hendak melaporkan peristiwa pemukulan terhadap dirinya malm ini.

“Ya benar kejadianya di desa pancawarna dan telah dilukan visum, saat ini Khamami sedang membuat laporan kejadian ini Polres Mesuji,”tandas Junaidi.

Sementtara Khamami, mengatakan pihaknya juga kurang paham maksud kedatangan sejumlah orang itu karena kedatangan mereka langsung mengamuk dalam acara itu dan tanpa basa-basi.

Takhanya saya yang menjadi korban oleh sejumlah massa termasuk adik saya yang juga anggota DPRD Mesuji dari Fraksi NasDem, Idrus Tofik, juga tidak luput dari sasaran amuk massa.

“Awalnya acara berjalan lancar, tapi tiba-tiba sejumlah orang datang dan mengamuk. Mereka langsung menghamiri kami dan melakukan penganiayaan,”papar Khamami malam ini (20/12).

Atas peristiwa itu Khamami langsung membuat laporan ke Polres Mesuji sekitar pukul 23.40 WIB. Bahkan saat ini kita sudah membuat laporan di Polres Mesuji atas tindakan pemukulan ini.

“Yang jelas saya meminta para pendujung untuk bersikap tenang dan tidak terpancing emosi. Karena, kasus ini sudah ditanggani polres,”singkat Khamami.

Sementara Kapolres Mesuji, AKBP Purwanto Puji Sutan, saat sihubungi malam ini membernarkan atas peristiwa pemukulan terhadap calon bupati Khamami malam ini dan saat ini yang bersangkutan tenggah membuat laporan.

“Kami akan tindak lanjut kasus ini sesegera mungkin, bahwa pihaknya siap meindaklanjuti kasus pemukulan yang dialami anggota DPRD dan petahana bupati,”singkatnya.

Simpatisan Khamami menilai jika pemukulan yang dialami Khamami tidak terlepas dari panasnya Pemilu Mesuji. Namun, pihak Khamami mengaku tidak serta merta menuduh salah satu pihak dalam insiden tersebut.

“Selama lima tahun berjalan, tidak pernah terjadi penyerangan terhadap Khamami, baru kali ini terjadi. Kami menilai jika ini bagian dari panasnya pemilu Mesuji, namun kami tidak berani menuduh pihak manapun dalam kasus ini. Biarkan Polisi yang mengungkap itu,” papar salah seorang simpatisan.

Sementara atas kejadi pemukulan terhadap Calon Bupati Khamami oleh sejumlah oknum, menjadi viral dimedia sosial. Bahkan dari berbagai kalangan masyarakat sagat menyayangkan atas peristiwa tersebut.

Salah satu akun Facebook Salim saat melihat foto Khamami yang tenggah dirawat mengatakan “ya allah …
belom 15 februari 2017 udah anarkis. bagaimana nanti … ngeri nya ….
sekarang bagaimana keadaan nya ? emang apa gk ada pengawalan ya mas,”singkatnya.(*)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan