DBD Serang Warga, Diskes Mesuji Optimalkan Fogging

By / 2 weeks ago / MESUJI / No Comments
DBD Serang Warga, Diskes Mesuji Optimalkan Fogging

Berita24.id : Mesuji —  Adanya perubahan musim diakhir tahun 2018, Dinas Kesehatan (Diskes) Mesuji terus melakukan berbagai terobosan. Salah satunya melakukan pencegahan terhadal penyakit Deman Derdarah Degued (DBD).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mesuji, Ardi Umum memgatakan, adanya perubahan musim di akhir tahun 2018 ini tentunya sangat renta terhadap berbagai penyakit salah satunya yakni penyakiy DBD.

Untuk pencegahan tersebut pihaknya terus berupaya melakukan pencegahan dengan cara melakukan  pembagian Abate kepada masyarakat, serta melakukan fogging/penyemprotan ke setiap desa.

“Berbagai langkah sudah kita lakukan salah satunya yakni pemberian abate kepada masyarakat serta melakukan fogging disetiap desa. Serta memberikan penyuluhan agar masyarakat dapat menerapkan 3M Plus,”jelas Ardi.

Dikatakan Ardi, akibat perubahan cuacah saat ini, kita sudah mencatat terdapat 5 sampai 6 orang yang tekena  penyakit Demam Berdarah, di karenakan  cuaca yang  tidak menentukan. Untuk itulah kita terus inten melakukan penyuluhan serta pemberantasan penyakit yang disebabkan oleh nyamuk tersebut.

“Kasus tersebut untuk ditahun ini masih terbilang belum luar biasa. Namun meskipun begitu kita tetap akan waspada karena jarak radius yang terjangkit DBD bisa meluas. Akan tetapi kita sudah melakukan berbagai upaya,”paparnya.

Sementara saat ditanya warga yang terjangkit DBD tersebut berasal dari desa mana, dengan tegas Ardi mengatakan, bahwa penderita penyakit DBD merupakan warga Simpang Pematang, dan Kawasan Register 45.

“Kami dari Dinas Kesehatan terus berupaya melakukan penyegahan dengan melakukan Fogging ketempat – tempat yang berpotensi banyak nyamuk berkembang biak,”imbuhnya.

Namun yang jelas, Lanjut Ardi, pihaknya menghimbau agar seluruh lapisan masyarakat bersama – sama melakukan pemberantasan sarang nyamuk, harus dapat menguras bak penampungan air, menutup penampuan yang tidak terpakai, dan mengumbut kaleng – kaleng bekas, yang berpotensi jadi tempat berkembang biaknya Nyamuk.

“Masyarakat harus dapat menerapkan 3 M Plus karena bila tidak melakukan hal itu besar kemungkinan dapat terjadi dan menyerang masyarakat itu sendiri. Untuk itu, masyarakat harus menerapkan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), “Tukasnya.(hendy/si)

redaksi berita24.id

The author didn't add any Information to his profile yet.

download free uapkmod,action game apk mod, android apps apk mod