Diduga Adanya Korupsi, BUMdes Bingkat di Laporkan di Kejari Sergai

By / 1 month ago / SUMUT / No Comments
Diduga Adanya Korupsi, BUMdes Bingkat di Laporkan di Kejari Sergai
Foto Redha : MD3 saat melaporkan di Kejaksaan

Foto Redha : MD3 saat melaporkan di Kejaksaan Negeri Sergai.

Berita24.id : Sergai (sumut)— Sejak terbentuknya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Bingkat Kecamatan Pegajahan Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) Tahun 2016 diindikasikan adanya dugaan korupsi.

Pasalnya, Meskipun Pembentukan Bumdes tersebut berdasarkan undang-undang No.32 Tahun 2004 Pasal 213 Ayat 1 sampai 3 yang merupakan suatu Lembaga Ekonomi yang diharapkan dapat menjadi salah satu Kontribusi pada Sumber Pendapatan Desa, sepertinya hal itu jauh dari harapan.

Menyikapi hal itu, Majelis Masyarakat Membangun Daerah (M3D) Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) membuat laporan adanya ditemukan Dugaan tindak Pidana Korupsi dan Penyalahgunaan Wewenang yang dilakukan oleh Kepala Desa Bingkat berinisial R dan Ketua BUMDes Desa Bingkat berinisial M ke Kejaksaan Negeri Sei Rampah sehari lalu tepatnya Rabu 31 Oktober 2018.

“Kita terpaksa melaporkan hal ini di Kejaksaan, karena adanya indikasi penyalahgunaan wewenang serta diindikasikan adanya dugaan korupsi “Ucap Ketua Umum M3D Sergai Gunawan Bakti S.Ag.

Lanjut Gunawan,Temuan adanya dugaan Korupsi itu membuat Warga Masyarakat resah. Sejak berdirinya BUMdes Desa Bingkat pada Tahun 2016 lalu terindikasi adanya kongkalikong yang dilakukan Kepala Desa dengan kelompok tertentu demi ke untungan pribadi dan Kelompok.

“Banyak dugaan yang tidak transparan serta merugikan masyatakat sebagai Contoh Anggaran ± Rp.100 juta terhitung Sangat memprihatinkan sebab, dana tersebut hanya digunakan oleh pengurus saja, lebih mengherankan lagi menurut informasi dan klarifikasi dari ketua BUMDes sendiri mengaku dari dana ± 100 juta itu Ketua Bumdes hanya menerima setengahnya saja dan setengah nya lagi dipegang oleh Kepala Desa,”cetusnya.

Dipaparkan Gunawan, bila menurut penelusuran kita bahwa Dana setengah itu hanya dipegang pengurus BUMdes, sedangkab sisanya digunakan hanya untuk Pinjaman Pribadi, Rinciannya, Pinjaman sebesar Rp.10juta akan dikembalikan dalam tempo Waktu 1 Tahun Sebanyak Rp.11juta.

“Saya selaku Ketua Umum sudah mencoba mengklarifikasi Masalah ini kepada Kepala Desa dan Ketua Bumdes serta Ketua BPD Desa Bingkat Tertanggal 24 September lalu, tapi sampai saat ini tidak ada tanggapan sama sekali, jadi saya langsung melaporkan masalah ini ke Kejaksaan Negeri Sei Rampah untuk memproses secara Hukum yang berlaku,”tegasnya. (1/11).

Untuk itu, M3D Sergai meminta Kepada kejaksaaan Negeri Sei Rampah untuk menindak lanjuti Laporan Ini sesuai dengan Perundang Undangan yang berlaku dan Memanggil Kepala Desa dan Ketua BUMDes serta Pengurus yang menggunakan Dana tersebut.

Untuk mempertangungjawabkan apa yang sudah dilakukan, serta meminta Kepada Polres Serdang Bedagai dan Inspektorat turut andil dalam mengawasi proses hukum yang berlaku jangan sampai Ada permainan dalam proses Penegakan Hukum yang terkesan tebang pilih.

“Kami berharap kepada Pemerintahan Desa Bingkat untuk lebih transparan dalam Penggunaan Anggaran Dana Desa terutama untuk BUMDes dan Pembangunan infrasuktur lainnya, dikarenakan ini adalah awal dan untuk selanjutnya masih banyak lagi laporan yang akan kami sampaikan yang pada saat ini masih dalam proses investigasi di lapangan,”pungkasnya.(redha/si)

 

redaksi berita24.id

The author didn't add any Information to his profile yet.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked. *

download free uapkmod,action game apk mod, android apps apk mod