Diduga Disunat, Bantuan Program BSPS Tubaba Rp15 Juta Tak Jelas




Berita24.id : Tulangbawang Barat — Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) yang dikucurkan Pemerintah Pusat melalui Dinas Pemukiman dan Perumahan Rakyat (Perkimta) Kabupaten Tulang Bawang Barat disoal.

Pasalnya bantuan tersebut tidak sesuai harapan. Hal itu, dikarenakan bantuan semen yang seharusnya disalurkan kepenerima namun banyak yang disunat. Hal itu yang menjadi pertanyaan masyarakat penerima bantuan program BSPS.

Kholik, Warga Tiyuh Marga Sari Kecamatan Batu Putih Kabupaten Tubaba mengatakan, bahwa Dirinya sudah membuat rekening di Bank BRI bersama Orang Tuanya, namun sampai saat ini Rekening tersebut kosong tidak terpakai.

“Awalnya waktu perkumpulan itu kami disuruh pengurus Program BSPS itu buat rekening, karena sesuai instruksi Dana bantuan sebesar 15 juta tersebut akan dikirim ke Rekening masing-masing, tapi setelah rekeningnya selesai tidak digunakan karena yang diberikan kepada kami malah bahan material.”Kata Kholik.

Saat ditanyakan apakah bahan material yang diberikan tersebut sesuai dengan jumlah dana bantuan, dirinya menuturkan, Bahan material yang diberikan tidak sesuai dengan jumlah dana bantuan bahkan bahan yang dipesanpun tidak semuanya dipenuhi.

“Salah satu Contoh, ada yang minta semen 50 sampai 60 Sak namun ada yang diberikan hanya 30 sak saja, terus Pasir, ada yang minta dua mobil yang diberikan hanya satu mobil, lebih anehnya lagi ada juga warga minta kayu namun hingga saat ini kayunya tidak ada,”Jelasnya.

Senada dengan yang disampaikan Gopar, yang juga merupakan Warga Tiyuh Marga Sari, bahwa Material tersebut tidak sesuai dengan dana Bantuan, sebab, bahan material yang diterima itupun harganya melebihi Harga Pasaran di Wilayah mereka.

“Yang sudah terlihat ada perbedaan Semen Mas, disini harganya Cuma 54.000, namun harga yang diberikan mereka dari sama sebesar 70.000, dari situ saja selisihnya lumayan sekitar 16.00an, belum kalau mau kita teliti lagi Bahan material yang lain, soalnya kebetulan saya juga Tukang Bangunan sedikit banyak pahamlah dengan Harganya,”Papar Gopar.

Sayangnya, Guntur, Kabid Dinas Perkimta Kabupaten Tulangbawang Barat yang membidangi Program BSPS tersebut, saat dimintai Jadwal untuk menemuinya dikantor melalui Via WhatsAppnya Untuk menyampaikan Persoalan yang didapat dilapangan, walau sudah dibacanya namun hingga saat ini tidak memberikan jawaban.(yadi/si)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.