Diduga Sudah di Kondisikan, Bimtek Mesuji Jadi Sorotan!!




Berita24.id  : Mesuji — Anggaran biaya Bimbingan Teknis (Bimtek) kepala Desa di kabuten mesuji yang tengah ramai di bicarakan masyarakat karena nilainya yang terbilang fantastis dan tidak sesuai dengan pelaksanaan dilapangan diduda sudah dikondisikan jauh-jauh hari.

Pasalnya, berdasar penelusuran dilapangan, bahwa pihak penyelenggara sudah memasukan proposal penawaran kegiatan sejak tahun 2018 lalu, satu tahun sebelum anggaran alokasi dana desa disusun.

“Kalo alokasi dana itu kan bukan pihak desa yang menyusun, turun kedesa memang sudah ada alokasi jadi pihak aparat desa tinggal melaksanakan atau merealisasikan dana tersebut,” katanya saat di temui, Jum’at (12/7/2019).

Hal tersebut juga di pertegas dengan pernyataan Atek Rokmana Ketua Forum APDESI Rawa jitu Utara, yang mengatakan bahwa pihaknya dan rekan-rekan kepala desa yang lain hanya mengikuti instruksi dalam pelaksaan kegiatan Bimtek tersebut.

” Waktu itu saya di tlp oleh sekcam, dibilang ada undangan dari PMD terus kami hadir. Sampai sana kami ternyata sudan ada pak ridawan (penyelenggara) dan pihak PDM, dan kami di kasi tau kalo mau diadakan Bimtek, karena kami fikir sudah ada di RAB jadi nggak akan jadi masalah “kalo soal mererka dapet untung ya kami nggak tau,” katanya sat dihubungi lewat sambungan tlp.

Saat ditanya kembali apakan ada pengondisian dari Ketua APDESI dalam pelaksanaan Bimtek, pihaknya mengatakan bahwa hal tersebut murni dari PMD dan penyelenggara.

“Nggak ada, waktu rapat aja beliau nggak hadir karena beliau nggak tau kalo ada undangan, pas beliau juga lagi ada di Jakarta jadi beliau nggak ada sangkut pautnya dengan kegiatan tersebut,” tambahnya.

Saat di konfirmasi M. Yusuf Ketua APDESI Mesuji pun mengatakan bahwa pihaknya tidak tau menau soal hajat besar tersebut.

“Saya ini nggak tau apa apa mbak, udah bener yang jelasin pak Atek itu. saya pu sampai hari ini belum tau mana yang namanya ak Ridwan karena kami belum pernah ketemu, dan sayapun juga ikut bayar sama kaya yang lain. Jadi saya nggak ada kaitannya dengan pelaksanaan kegitan tersebut, saya murni sebagai peserta,” terangnya.

Sementara menurut informasi yang beredar bahwa Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Lampung telah melayangkan surat pangilan terhadap Ketua Apdesi Kabupaten Mesuji dan Kepala Dinas PMD Mesuji Sunardi per tanggal 10 Juli 2019 kemarin.

Dalam surat pemanggilan itu tidak lain terkait pelaksanaan Bimtek Kepala Desa yang diselenggarakan oleh pihak ketiga yakni Lembaga Pengembangan Manajemen Pemerintah (LPMP) Bandar Lampung yang dijadwalkan di tanggal 15 Juli 2019.

Ketua Apdesi Kabupaten Mesuji M. Yusuf saat dikonfirmasi terkait pemanggilan oleh Dirkrimsus Polda Lampung terkait persoalan tersebut membenarkan hal itu. Namun yang jelas, Apdesi tidak terlibat, karena saya selaku ketuapun bayar dalam pelaksaan bimtek itu.

“Ia benar hari senin, pemanggilannya hanya untuk dimintai keterangan saja. Insak allah dirinya akan hadir untuk memenuhi panggilan tersebut,”paparnya sembari mengatakan untuk siapa saja yang dipanggil dirinya kurang tau.

Sementara Kadis DPMD Mesuji melalui Kabid Anggaran DPMD Mesuji Slamet sampai berita ini diturunkan belum dapat dikonfirmasi kembali. pihaknya tidak menjawab tlp dan sms meskipun nomer tlp dalam keadaan aktif. (TIM)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.