DPUPR Mesuji, Kebut Pembangunan di Mesuji

DPUPR Mesuji, Kebut Pembangunan di Mesuji

106
0
BERBAGI
Foto Hendy : Dinas PUPR tengah mengadakan rapat.
Foto Hendy : Dinas PUPR tengah mengadakan rapat.
Foto Hendy : Dinas PUPR tengah mengadakan rapat.

Berita24.id : Mesuji — Demi miningkatkan pembangunan di Kabupaten Mesuji, Dinas Pekerjaan Umum dan penataan ruang (DPUPR). Terus berupaya melanjutkan progam pembangunan lean concreette, (LC) yang rencananya ada enam ruas yang akan lanjutkan di Angaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P)2018.

Sekertaris PUPR Kabupaten Mesuji, Wawan Suhendra, kepada Reporter Berita24.id mengatakan, dianggaran perubahan 2018 Dnas PUPR akan melanjutkan pembanguan Lean Concreette di enam ruas jalan di Kabupaten Mesuji.

“Ada Enam Ruas yakni Simpang Pematang-Budi Aji, Wonosari-Dwi Karya Mustika, Segitiga Emas Muara Tenang, Mukti Karya-Mekar sari, Brabasan-Mekar sari,Dan Mukti karya-Adi luhur,”paparnya.

Masih di katakan Wawan, pembangunan LC tersebut dengan mekanisme swakelola dalam pekerjaanya, untuk pengadaan bahan material sendiri melalui pihak ketiga (Rekanan).

“Yang dimulai pada awal November ini, dengan target diakhir tahun 2018 pembangunan tersebut sudah selesai dalam pekerjanya, ” jelas Wawan.

Sebelumnya Dikutip dari akun Resmi Facebook (FB) Bupati Mesuji, Khamami, yang mengatankan, Sarana Multi Infratruktur (SMI) ku ditolak DPRD sangat sedih…Rigid pavemen atau peningkatan Lean concreette tertunda.

“Penolakan persetujan dari Dewan Perwakilan Raknyat Daerah (DPRD) pun tak menyurutkan semangat Khamami demi membangun mesuji dengan mengunjungi PT SMI.

Dimana Bupati Mesuji, Khamami, didampingi kepala Dinas PUPR Kabupaten Mesuji, Najmul Fikri, terus berupaya meningkatkan pembanguan dengan cara melakukan peminjaman dana talangan kepada PT. Sarana Multi Infratruktur (SMI) sebesar 150 M.

“Meminta persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), terkait dana pinjaman tersebut demi meningkat pembangunan Infratruktur di Kabupaten Mesuji,”tukasnya.(hendy/si)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY