Duga Ada Permainan Uang, Pekerjaan Swakelola Dinas Pertanian Gunakan Rekanan

Duga Ada Permainan Uang, Pekerjaan Swakelola Dinas Pertanian Gunakan Rekanan

60
0
BERBAGI
Foto A. Yani : Diduga pembangunan parid asal jadi.
Foto A. Yani : Diduga pembangunan parid asal jadi.
Foto A. Yani : Diduga pembangunan damparid asal jadi.

Berita24.id : Pesawaran —  Sejumlah gabungan kelompok Tani di Kecamatan Kedondong Dan way Lima Kabupaten Pesawaran Pertanyakan pekerjaan Damparit yang di laksanakan oleh rekanan.

Padahal menurut mereka sejumlah pekerjaan Damparit yang Ada di dua kecamatan tersebut seharusnya di laksanakan secara swakelola oleh Gapoktan bukan Rekanan yang di Tunjuk oleh Dinas, sehingga mereka menduga adanya permainan uang dalam kegiatan pekerjaan tersebut.

Hal Itu Di ungkapkan salah seorang anggota Gapoktan yang Ada di  kecamatan Kedondong yang namanya engan disebutkan.

“Saya heran mas, nyata nyata pekerjaan damparit tersebut kami Gapoktan yang Melaksanakan nya, tetapi kenyataan nya malah para rekanan yang mengerjakan proyrek tersebut, “ungkap lelaki setengah baya Itu.

Ia juga mengatakan, bahwa pelaksanannya terkesan asal Jadi pekerjaan nya di duga tidak sesuai dengan ketentuan yang ada.

“Mending kalau pekerjaan nya Bagus mas, seperti nya di laksanakan Dan Di kerjakan asal asalan Dan gak berkwalitas serta Di Pastikan tidak akan bertahan lama, “ujar nya lagi.

Sementara Terkait adanya keluhan sejumlah anggota Gapoktan yang Ada di dua kecamatan tersebut, Sumarah selaku Ketua LSM Lipan Kabupaten setempat angkat bicara Dan akan melaporkan Hal tersebut kepada pihak yang berwajib,.

1541767780035

“Seharus nya mereka yang melaksakan pekerjaan tersebut, tetapi Dinas malah menunjuk rekanan yang Melaksanakan pekerjaan tersebut dan jelas ini kesalahan bagi Dinas Pertanian Dan Perkebunan Pesawaran dan kami selaku lembaga kontrol,wajib melaporkan Hal ini kepada pihak Terkait, baik kepolisian atau pun pihak kejaksaan, “Kata Sumara.

Sumara juga mengatakan,dalam waktu dekat pihak nya akan melaporkan permaslahan tersebut ke Dinas Dan instansi Terkait, Bila perlu kami bersama Gapoktan akan melakukan aksi demo.

“Rencana nya dalam waktu dekat kami akan laporkan masalah ini kepada pihak yang Terkait, Bila perlu kami bersama Sama Gapoktan akan melakukan aksi demo Damai agar mereka (Dinas-red)  tidak semena mena melakukan tidakan yang merugikan kelompok Tani, “tegas Sumara.

Sumara juga menuding bahwa Dinas Pertanian Kabupaten Pesawaran telah melangar  Peraturan Presiden Nomor 05 Tahun 2011 tentang Petunjuk Teknis Dana Alokasi Khusus Fisik Serta Kangkangi Peraturan Menteri Pertanian Nomor 45 Tahun 2017 tentang Petunjuk Operasional DAK Bidang Pertanian Tahun 2018.

“Sudah jelas Kadis Pertanian telah melangar Perpres Dan permen pertanian, Jadi kami minta pihak Terkait untuk dapat menindak tegas Kadis Dan oknum Dinas yang meyalahi Aturan,agar  Hal tersebut dapat menjadi epek jera bagi oknum Dinas lain yang akan melakukan kesalahan, “tegas Sumarah lagi.

IMG-20181109-WA0131

Sumara juga menduga bahwa proyek Damparit yang Seharus nya di laksanakan secara Swakelola tetapi oleh oknum Dinas Di laksanakan oleh rekanan pihak nya juga mencuim Ada nya permainan uang (fee-red) kepada oknum Dinas.

“Kami menduga adanya permainan uang atau setoran Dari pihak rekanan kepada pihak oknum Dinas,sehingga proyek Damparit tersebut Di kerjakan oleh rekanan bukan pihak gapoktan secara Swakelola,”tutup nya.

Dikecamatan way Lima Dan kedondong terdapat beberapa titik pekerjaan di Antara nya Damparit desa Cimanuk, Gunungsugih, Kertasana, Padang-cermin Way khilau serta Di desa kota jawa Jitut senilai Rp 110 juta panjang 141 meter yang Seharus nya di kerjakan Gapoktan secara Swakelola Tapi Di kerjakan rekanan.

Sementara Itu Anca Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pesawaran saat Di konfirmasi  beberapa kali melaui nomor telponnya 08218208xxxx tetapi yang bersangkutan tidak aktif. (yani/si)

 

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY