Dugaan Asusila AH, DPC PDI – P Mesuji Tunggu Laporan Warga




//Yoyok Sujito: Warga Jagang Takut Lapor Ke DPC PDI-P Terkait Perbuatan AH//

Foto ilustrasi : DPC Partai Demokrasi Indonesia - Perjuangan Mesuji.

Foto ilustrasi : DPC Partai Demokrasi Indonesia – Perjuangan Mesuji.

Berita24.id : Mesuji — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuang (PDI-P) Kabupaten Mesuji tunggu laporan warga terkait perbuatan ada dugaan asusila yang dilakukan AH terhadap E hingga Hamil.

Sekretaris DPC PDI-P Mesuji Yoyok Sujito, mengatakan hingga saat ini pihaknya tetap menunggu laporan apa bila ada pihak – pihak yang merasa dirugikan terkait adanya dugaan perbuatan asusila yang dilakukan oknum DPRD asal PDI-P apalagi hingga hamil.

“Saya sudah degar kasus itu, tetapi kita juga masih menunggu laporan itu, pihak mana yang dirugikan silahkan melapor ke pihak DPC. Karena saya yakin pihak DPC tidak akan tinggal diam mengingat ini juga demi nama Partai juga, ” tegas Yoyok.

Sementara masyarakat Desa Tri Karya Mulya, Kecamatan Tanjung Raya, Mesuji mulai resah karena tidak ada tindakan tegas terhadap oknum anggota DPRD Mesuji AH yang diduga korbannya tenggah hamil tua.

Sementara sumber yang enggan disebut namanya mengakui bila tidak ada tindakan tegas dikhawatirkan perbuatan AH makin menjadi -jadi sehingga terkesan kebal hukum. Sebab, jujur bahwa masyarakat sudah mulai resah akibat perbuatan AH apalagi dia sebagai anggota Dewan.

“Apakah layak perbuatan AH ini dicontoh, AH ini adalah sosok seorang Wakil rakyat yang sayogyanya memberikan contoh yang baik terhadap lingkunganya. Tetapi malah berbuat yang mencoreng nama bail partai dan lembaga DPRD,”sesalnya.

Bahkan lanjut sumber tersebut AH kembali berulah, sebab, belum lama ini AH diduga telah mengamuk dan mendatangi rumah warga dengan membawa sebilah parang, bahkan pemilik rumah syok hingga harus dirawat di rumah sakit selama 10 hari.

“Kejadian itu sekitar pukul 2 dini hari. Tetapi sebabnya apa dirinya tidak mengerti, ibu yang punya rumah kaget karena ada orang berteriak tenggah malam, hingga membuat pemilik rumah pingsan, lama sih dirawat kira Kira sepuluh hari lah opnamenya, ” terangnya yang diamini AB.

Diceritakan AB terkait kejadian itu sudah ada perjanjian damai beberapa hari lalu dimana difasilitasi aparat Desa. Sementara penandatanggannya langsung dilakukan di Polsek Tanjungraya.

“Kedua belah pihak sudah damai, sebab, penandatangananya memang di polsek, ” ujar AKP. Kurmen saat dihubungi Via whatspp.

Sementara hingga berita ini dipublis yang bersangkutan tidak dapat dihungi. Mudah -mudahan Ketua DPRD Mesuji dapat segera membentuk tim melakukan tindakan tegas (rlz/sn)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan