Fraksi DPRD Kota Metro Soroti LKPj Wali Kota atas APBD TA 2019




Berita24.id : Metro —- Fraksi DPRD Kota Metro, soroti LKPj Wali Kota atas APBD TA 2019 disisi pendapatan dan pendistribusian retrebusi pendapatan serta mencari solusi terhadap retrebusi pendapatan yang belum mencapai target. Sementara Wali Kota dalam laporannya menyampaikan untuk pengembalian kelebihan atas belanja tahun-tahun sebelumnya serta pendapatan lainnya yang tidak dapat diklarifikasikan.

Pandangan umum fraksi-fraksi tersebut disampaikan dalam sidang paripurna yang berlangsung di gedung DPRD setempat. 01 Juli 2020.

Pandangan umum fraksi disampaikan Fraksi PAN, meminta Pemerintah melalui perangkat daerah untuk menginterprestasikan dan mencarikan solusi terhadap sumber pendapatan daerah, tentang realisasi retribusi yang belum mencapai target dan pelaksanaan program lainnya yang tidak terealisasi sama sekali.

Fraksi PKS juga mempertanyakan dan meminta  penjelasan Wali Kota terkait jumla titik atau pos pendapatan daerah yang tidak mencapai hasil maksimal, sesuai kalkulasi persentase yang ditentukan.

Kemudian fraksi PDI-P mensoroti tentang realisasi pendistribusian pajak terutama pada sumber-sumber PAD yang bermasalah, pengelolaan aset daerah serta potensi wisata buatan yang menjadi salah satu visi Kota Metro.

Fraksi Nasdem meminta dalam penyusunan rencana kegiatan agar dapat mengacu pada SSH, supaya tidak terjadi perbedaan antara SK Wali Kota dengan SSH. Kemudian terkait peningkatan kualitas pekerjaaan fisik dan menggali temuan BPK, perlu adanya pengawasan di lapangan, termasuk penyelesaian atas catatan BPK perlu ada tindaklanjut bersama antara Insfektorat serta DPRD dan  perlu ada interprestasi terhadap aset-aset daerah.

Terakhir, fraksi Demokrat menyampaikan bahwa, semua anggaran harus harus dipergunakan dengan benar, akuntable dam tepat sasaran. Pihaknya juga meminta Wali Kota Metro, agar OPD dapat mematuhi aturan yang ada dalam pelaksanaan tugas dan fungsinya.

Sebelumnya dalam penyampaian laporan Wali Kota Metro, A.Pairin sebagaimana kutipan teks laporannya menyampaikan bahwa, Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2019, disusun dan disajikan berdasarkan laporan keuangan Pemerintah setempat tahun 2019 yang telah diaudit BPK.

Selain itu, laporan Keuangan Pemkot Metro dan laporan keuangan OPD telah melalui proses review oleh Inspektorat selaku auditor internal, lebih kurang selama 3 minggu.

Pairin menjelaskan, terkait laporan realisasi anggaran TA 2019, dari total target pendapatan sebesar Rp905,9 M, telah terealisasi sebesar Rp927,1 M atau sebesar 102,33 persen sepanjang tahun 2019. Terdiri dari PAD, pendapatan transfer dan pendapatan yang sah lainnya.

“Untuk pengembalian kelebihan atas belanja tahun-tahun sebelumnya serta pendapatan lainnya yang tidak dapat diklarifikasikan,”ungkap Pairin. (Red).




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.