Jelang Pilkada, Petugas PPDP Jalani Rapid Tes di Lima Puskesmas Lamsel




Berita24.id  : Lampung Selatan – Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) menjalankan Rapid Tes di Lima Puskesmas pada Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Jumat (10/7).

Pelaksanaan dengan memperhatikan standar protokol kesehatan itu juga dipantau langsung oleh anggota PPK dan panwascam kecamatan setempat. Terlihat, di Puskesmas Hajimena mereka yang telah diambil sampel darahnya langsung meninggalkan lokasi tes.

Dari puluhan peserta tes Rapid di Puskesmas Hajimena itu juga tampak beberapa dari mereka gerogi. Seperti duduk menunggu giliran tidak tenang, banyak bertanya dan salah mengisi formulir. “Ya gugup aja mas. Takut nanti hasilnya reaktif. Namanya kita gak tau apa ada virus atau tidak di badan kita,” ujar salah satu peserta yang tidak ingin namanya dipublish.

Anggota PPK Natar Junaidi ditemui di Puskesmas Hajimena menjelaskan, bahwa pada saat bersamaan rapid tes juga dilakukan di empat puskesmas lainnya yakni Puskesmas Natar, Sukadamai, Brantiraya dan Tanjungsari. “Total ada 337 orang yang kita lakukan rapid tes hari ini. Terbanyak di Puskesmas Natar ada 100 orang. Di Puskesmas Hajimena ini ada 47 orang diambil sampel darah,” bebernya. Sedangkan keseluruhan di lampung selatan valon anggota PPDP berjumlah 1925 orang sesuai dengan jumlah TPS.

Dari jumlah 1925 tersebut pelaksanaan rapid tes tersebar 17 kecamatan yang ada di lampung selatan

Untuk hasil, Junaidi mengungkapkan tidak langsung diserahkan kepada anggota PPDP saat itu juga tetapi menunggu dari KPU Lampung Selatan dan Dinas Kesehatan.”Nanti dari Kabupaten yang mengumumkannya. Yang jelas tugas kami untuk mengawal proses ini dan memastikan semuanya lancar,” imbuh Junaidi seraya menegaskan tidak mengetahui soal biaya rapid tes tersebut.

Di lain pihak Kepala Puskesmas Hajimena Rizwan Effendi mengungkapkan pihaknya sebagai pelaksana rapid tes tersebut sesuai dengan petunjuk dari Dinas Kesehatan. Rapid tes memang menjadi salah satu syarat mereka (PPDP). Hasilnya nanti kami masukan ke amplop coklat dan di segel kemudian kami serahkan ke PPK. Selanjutnya mereka yang menyerahkan ke KPU Lamsel,” tegasnya.

Disinggung soal biaya, Rizwan menegaskan rapid tes untuk PPDP tidak dipungut biaya alias gratis.” Karena sudah ada MoU Dinas Kesehatan dan KPU Lamsel. Alhamdulillah pelaksanaan tadi lancar dan untuk hasil nanti diumumkan pihak Kabupaten,” tandasnya. (rdo)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.