Menjelang Penerimaan Siswa Baru MIN 1 Kota Bumi Minim Fasilitas




Foto Riki :

Foto Riki : Rapat Pennerimaan Siswa-siswi Baru MIN 1 Kota Bumi siang tadi.

Berita24.id : Lampung Utara — Memasuki tahun ajaran baru dan Penerimaan siswa di Madrasyah Ibtidayah Negeri (MIN) 1,  Kota Bumi, Kabupaten Lampung Utara, mengadakan rapat wali murid baru.

Rapat tersebut dihadiri langsung Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Lampura,  Drs.H. Totong Sunardi.MM, Kepala MIN.1, Zarwati.S.p d.i, dan para wali murid siswa baru, di ruang Kelas MIN.1 Kota Bumi,  kamis (20/4/2017).

Kasi Pendidikan Madrasah Kemenag Kabupaten Lampura,  Drs.H. Totong Sunardi.MM, mengatakan kedepan sistem pelajaran MIN.1 harus dapat lebih baik lagi. Karena, sekolah ini mengedepankan pembelajaran khusus tetang agama dan ahlak kepada siswa/ siswi MIN.1, ini yang menjadi prioritas pengajaran di sekolah ini.

“Siswa/ siswi yang baru di harap mengenal dan mempelajari tentang agama dan ahlak yang mampu membawa siswa menyaring hal- hal yang bersifat duniawi, dimana era globalisasi saat ini siswa diharap mampu berkompetisi di bidang ilmu umum, tetapi belum tentu mampu bersaing di dalam ilmu agama, ini yang selalu di terapkan di sekolah MIN.1 ini,”ucapnya.

Dikatakannya, meskipun terdapat adanya kurang sarana ruang kelas yang terbatas, pihak kemenag, meminta agar masyarakat dan para wali murid, memaklumi dan tidak kecewa dengan penerimaan siswa yang terbatas, dan tidak dapat menerima semua siswa yang ingin bersekolah di MIN.1 ini.

“Meskipun adanya keterbatasan fasilitas sekolah, kami meminta agar masyarakat dapat memaklumi. Namun, Kemenag akan tetap berupaya semaksimal mungkin agar kedepan sekolah ini dapat lebih baik lagi termasuk fasilitas sekolah yang saat ini memadai,”tegasnya.

Senada dikatakan Kepala Sekolah MIN.1, Zarwati.S.Pd.i, di depan para wali murid, kami menyambut baik besar nya animo masyarakat untuk dapat menyekolahkan anak- anaknya di sekolah MIN 1. tetapi dengan kurangnya sarana ruang kelas saat ini, kami dengan terpaksa harus melakukan sistem tes dan masalah usia pada siswa yang mendaftar saat ini.

“Kami dari pihak sekolah berharap pemerintah dan dinas terkait dapat mendengar dan memberikan solusi pada kami, dimana kami selalu mengajukan permohonan penambahan ruang kelas pada pihak kemenag, yang membawahi sekolah kami ini. Mudah- mudahan keluhan kami ini dapat di dengar dan di realisasikan oleh pemerintah dan pihak  dinas terkait,”ucapnya.

Dimana saat ini MIN.1 hanya memiliki delapan (8) ruang kelas, dan dengan banyak nya siswa yang bersekolah di sini, kami terpaksa membagi dua sistem belajar dimana kelas 1,2 dan 6 masuk pagi dan selebihnya masuk siang, tetapi kami akan terus berusaha agar kiranya keterbatasan ruang kelas saat ini, dapat segera di realisasikan pihak pemerintah dan dinas terkait.

“Meskipun dengan kurangnya sarana ruang kelas ini, tidak membuat pihak sekolah untuk surut mengukir prestasi, dan berkompetisi di dunia pendidikan, kami merasa bangga dengan siswa/ siswi kami dengan prestasi yang telah mereka raih dan ukir selama ini,”tukasnya (riki/sn)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan