KIOS DI BONGKAR, PEDAGANG PASAR RANDIK MINTAK KEADILAN




Berita24.id  : Muba (Sumsel) — Pro Kontra Pemindahan pedagang pasar di Lokasi Pasar Randik Kecamatan Sekayu, Musi Banyuasin (Muba) menuai banyak keluhan, terbukti usai melakukan relokasi pemidahan Pedagang basar di Lokasi Talang jawa, Rabu (30/10) Disrindag didampingi Polres, Pol PP,TNI langsung melakukan penyegelan sekaligus bongkar kunci dan langsung tukar pedagang di kios pasar randik.

Namun hal itu malah menuai banyak protes dari pemilik kios, bahkan membuat pertanyaan mengapa kios tidak di bongkar seluruh, sedangkan ketika aksion kios ada yang tutup tidak beroperasi, namun tidak di segel, kemudian pemberitahuan tidak ada sehingga pedagang yang tergabung di P3S dan Kopestema sepakat melayangkan surat ke DPRD Musi Banyuasin Mintak Keadilan.

Hasan Bahtiar Ketua P3S, usai mengirimkan surat ke DPRD pukul 14.30 Rabu (31/10) sangat menyangkan tindakan Dinas Perindustrian dan Perdagangan, seharusnya pihak dinas buat surat resmi jadi kami bisa informasikan ke pedagang di bawah kepengurusan P3S, dan kami juga sangat menyesali pedagang yang selama ini bersedia di relokasi di pasar randik, ketika akan hidup langsung di bongkar tempat mengambang.

Kemudian ketika pasar sudah di relokasi ke randik kios langsung di segel dan di pindah tangan yang lain, padahal pedagang di kios randik siap membuka, kami berharap keadilan, untuk data akan kami siapkan ketika RDP dengan DPRD Musi Banyuasin, hak pedagang siap di jalankan, hak dinas juga harus dijalankan, ujarnya

Irwansyah Ketua Kopestema Kamis (31/10), sesuai tuntutan sangat menyesali tidakan bongkar, dan langsung pindah tangan, untuk apa pedagang 2016 di relokasi, ketika 2019 langsung hak hilang kemana keadilan, dan kemana rasa kemanusiaan, kami juga mengeluhkan sistem kepemimpinan UPTD pasar sekayu tidak pernah melakukan komunikasi ataupun pembinaan baik terhadap Koperasi, P3S yang mewadai Pedagang.

“Saya selaku Ketua Koperasi Pedagang berharap Bupati Musi Banyuasin dan DPRD Musi Banyuasin dapat memberikan keadilan untuk kami, untuk surat resmi kami hari ini layangkan tembusan bupati musi banyuasin kami mintak RDP keluhan kami akan kami sampaikan ke DPRD, kami yakin bupati dan DPRD berpihak kepada rakyat,”Imbihnya.

Sementara salah satu pedagang di Blok f dimana lagi kami harus mencari rezeki, jika seperti ini pedagang kecil seperti kami, terus jadi korban, ketika pasar randik buka baru akan hidup ternyata kios kami hilang, barang kami tidak tau kemana katanya di kantor UPTD.

“Kami mintak Bapak DPRD dapat memberikan keadilan, kami tidak perlu uang, namun kami berharap hak kios kami kembali lagi, jika kami tidak menempati kami siap untuk melepaskan,”tukasnya (agus)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.