Lamtim Proleh 449 Formasi CPNS di Tahun 2018




Foto Wahyudi : Kantor BKDD Lamtim.

Foto Wahyudi : Kantor BKDD Lamtim.

Berita24.id : Lampung Timur — Berdasarkan peraturan MEN.PAN dan RB 36 tahun 2018 tentang kreteria penetapan kebutuhan pegawai negeri sipil dan pelaksanaan seleksi calon pns tahun 2018.

Namun, sesuai dari permen.PAN tersebut telah ditetapkan formasi kebutuhan PNS Tahun 2018 untuk Instansi Pusat dan Instansi Daerah sekitar 238.105 orang (Instansi Pusat 52 271 orang dan Daerah 188.744 orang)

Dari sekian banyak nya alokasi penerimaan Formasi CPNS Kab. Lampung Timur sesuai keputusan Men, PAN dan Reformasi Birokrasi Nomor 246 Tahun 2018 tanggal 30 Agustus 2018 sejumlah 449 Formasi, tediri dari :

a . Formasi Guru Eks Tenaga Honorer K.ll: 26 orang, Formasi Eks Tenaga Honorer Kesehatan, tidak ada yang memenuhi kriteria ( usia dan pendidikan), sedang kan Tenaga Teknis, formasi jabatan tidak tersedia, b. Formasi Umum Guru sebayak 200 orang, c. Formasi Umum Kesehatan 197 orang, d. Formasi Umum Tenaga Teksnis lainnya sebayak orang: 26 orang.

Sekertaris Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Tabrani menyampaikan, dalam penerapan nanti kita tunggu infonya dari pusat atau kita lihat di website resmi.

“Itu nanti di arahkan dari pusat, website nya jelas di sscn.bkn, ada semuanya,” paparnya melalui via telepon, Senin (17/09/18).

Ia juga menambahkan, Untuk jenis penetapan kebutuhan formasi dan jenis jabatan untuk instansi daerah sebagai berikut, 1. Penetapan kebutuhan formasi umum dan khusus. a. Penetapan kebutuhan formasi khusus, terdiri dari, 1) Formas Putra / Putri lulusan terbaik dengan Berpredikat dengan Pujian Cumiuade dari Perguruan Tinggi Dalam dan Luar Negeri dengan ketentuan terdiri dari : – Minimal jenjang pendidikan strata (S-1). – Instansi Daerah dapat mengalokasikan paling banyak 5% dari formasi, yang diterima.

Calon pelamar dari Perguruan Tinggi Dalam Negeri dengan akreditasi A, baik diterima akreditasi PTnya maupun Program Studi pada saat kelulusan. – Calon pelamar dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dapat mendaftar setelah memperoleh ijazah dan surat keterangan predikat kelulusannya dari Kementerian Riset, Teknologi dan Perguruan Tinggi.

CPNS, masih kata Tabrani Formasi Penyandang Disablitas, dengan ketentuan, – Setiap Instansi Wajib mengalokasikan kebutuhan untuk penyardang disabilitas, – Jumlah jabatan yang dapat dilamar oleh penyandang disabilitas untuk lembaga paling sedikit 1% dari total formasi disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing jenis / tingkat disabilitasnya
– Calon pelamar wajib melampirkan surat keterangan dokter yang menerangkan jenis / tingkat disabilitasnya.

Penyandang disabilitas tuna netra diberikan tambahan waktu seleksi kompetensi dasar sampai dengan 120 menit.

Formasi Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer K-II yang memenuhi persyaratan, dengan ketentuan, – Terdaftar dalam database BKN dan memenuhi persyaratan-undangan sebagai Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan Memenuhi persyaratan sesuai dengan UU No.5 Thn 2014, PP 48 Tahun 2005 dan perubahan nya, UU Nomor 14 Tahun 2005 untuk Tenaga Pendidik dan UU Nomor 36 Tahun 2014 bagi Tenaga Kesehatan.

Usia paling tinggi 35 Tahun pada tanggal 01 Agustus 2018, masih aktif bekerja terus sampai sekarang.

Bagi Tenaga Pendidik minimal berijazah S-1 yang didapat sebelum pelaksanaan tes K-lI pada tanggal 3 Novemver 2013. Sementara tenaga Kesehatan minimal berijazah D-lll yang diperoleh sebelunm pelaksanaan tes K-lI pada tanggal 3 Novemver 2013.

Memiliki tanda bukti nomor ujian Tenaga Honorer K-Il Tahun 2013. dan Pemilik Kartu Tanda Penduduk. Jenis Test : mencari Kompetensi Dasar (bobot 40%) dan Seleksi kompetensi Bidang (bobot 60%) semuanya menggunakan Computer Assisted Test (CAT).

“Setiap Instansi Wajib memverifikasi kebenaran dokumen Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer K-Il sebelum pelaksanaan Uji Kompetensi Dasar,”tukasnya. (wahyudi/si)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan