Masalah MoU Media, Sekwan di Nilai Tak Paham Aturan




Berita24.id : Mesuji — Ketidak transparannya anggaran Publikasi, Advertorial (ADV) dan Koran oleh Sekertaris Dewan (Sekwan) Ismail Tajudin akhirnya mendapat tanggapan serius dari Ketua DPRD Mesuji Fuad Amrullah. Bahkan, Fuad berjanji akan segera mempasilitasi hal tersebut.

Ketua DPRD Mesuji Fuad Amrullah SE, mengatakan pihaknya akan segera menyikapi persoalan tersebut dalam waktu dekat ini, dan akan memanggil Sekwan untuk duduk bersama membahas persoalan keluhan puluhan wartawan terkait anggaran tersebut.

“Insak allah dalam waktu dekat ini akan segera kita panggil sekwannya untuk duduk bersama membahas terkait aduan rekan-rekan media yang ada di Mesuji,”tegas Fuad Senin (13/5).

Bila mendengar pemaparan rekan-rekan terkait anggaran yang sudah di plot Rp1.2 Milyar Untuk dana publikasi namun oleh sekwan akan digeser untuk pengadaan kebersihan, pakaian dinas dan kegiatan lainnya tentunya itu salah besar.

“Itu salah besar, mekanisme dari mana, aturan mana yang dipakai Sekwannya. Artinya sekwannya tidak paham dengan aturan,”sesal Fuad.

Sebab, Lanjut Fuad, bahwa dana yang sudah di sahkan melalui APBD tentunya tidak semerta-merta untuk dipindahkan atau digeser di kegiatan lainnya. Bila itu dilakukan maka beresiko pidana, jadi tidak bisa seenaknya buat aturan.

“Saya sendiri tidak akan menandatangani atau meng – ACC kegiatan itu untuk dicairkan bila memang menabrak aturan. Itu bahaya dan resikonya pidana,”tegas Fuad.

Karena, Lanjut Fuad Bila sekwan tetap ingin menahan dana yang sudah dianggarkan atau mensilpakan anggaran yang sudah disahkan baik melalui paripurna maupun di perbubkan tentunya harus jelas dan tidak sembarangan.

“Ini mekanismenya harus jelas dulu apa yang disampaikan oleh Sekwan terhadap Rekan-rekan media. Jangan sampai terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dan persoalan ini makin meruncing. Sekwan harus tau aturan jangan asal berbicara,”sesal Fuad yang diamini Anggota DPRD Mesuji Dedy Irawan.

Namun meskipun Ketua DPRD Mesuji Fuad Amrullah menyesalkan pernyataan Sekwan, dirinya tetap akan memfasilitasi kedua belah pihak jagan sampai hubungan antara DPRD dengan Media menjadi tidak harmonis gara-gara salah persepsi.

“Sesegera mungkin akan saya fasilitasi dan akan saya aja duduk bareng agar hubungan baik antar media dengan DPRD Mesuji tidak memburuk,”singkatnya.

Sementara salah satu Wartawan onlen yang bertugas DI kabupaten Mesuji meminta agar Ketua DPRD Mesuji benar-benar menyikapi polemik tersebut. Sebab, Sekwan dinilai tidak paham dikenerja redaksi.

“Dengan nilai Rp3.000.000 / tahun untuk ADV di media onlen tersebut tentunya merupakan bentuk pelecehan terhadap perusahaan. Hal itu mengingat anggaran yang sudah di plot sebesar Rp1.2 Milyar. Bila memang Sekwan tetap bersikukuh dengan apa yang ditetapkan maka kita meminta aparat penegak hukum untuk mengusut dana-dana yang dikelola oleh Sekertaris DPRD Mesuji tersebut,”tukasnya.(*)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.