Masyarakat Lima Desa Desak PT. SIP Segera Ganti Rugi Lahan Seluas 8300 Ha




Berita24.id : Mesuji — Masyarakat Lima Desa di Dua Kabupaten yakni Mesuji dan Tulangbawang, Provinsi Lampung mendesak agar PT. Sumber Indah Perkasa (SIP) segera menganti rugi lahan masyarakat seluas 8300 Hektar. Pasalnya, sejak tahun 1990 PT. SIP tidak pernah melunasi ganti rugi lahan tersebut kepada masyarakat.

Kuasa Hukum Masyarakat Lima Desa Herwansyah mengatakan, bahwa Hak Guna Usaha (HGU) PT. SIP itu seluas 9500 Hektar, namun yang diganti rugi pada tahun 1990, hanya 1200 hektar. Sesuai nomor 100/1091/I-123/1990.

Sedangkan sebanyak 8300 Hektar belum diganti rugi oleh PT. SIP sejak tahun 1990 hingga sekarang. Kelima desa itu yakni Talang Batu, Sungai Cambai, Sungai Sidang yang terletak di Kabupaten Mesuji, sedangkan Dua Kampung yakni Gedung Menang dan Gedung Aji, Berada di Kabupaten Tulangbawang.

“Kami tidak mempersoalkan masalah HGU PT. SIP tersebut tetapi yang kami klaim adalah ganti rugi yang belum klir sejak tahun 1990 hingga sekarang. Sebab, tanah tersebut sejak dilepas masyarakat baru diganti rugi oleh PT. SIP seluas 1.200 Hektar,”jelas Herwan Kuasa Hukum Masyarakat di Lima Desa saat menghubungi Redaksi Berita24.id.

Dikatakannya, Dari Tiga Desa yang belum diganti rugi lahan tersebut yakni Desa Talang Batu 4300, Sungai Cambai dan Sungai Sidang 2500, Sedangkan Gedung Menang dan Gedung Aji 1500 sehingga total 8300 Ha.

“Itu surat yang dikeluarkan Bupati Lampung Utara bahwa bukti rekomisi perusahaan itu membayar ke bupati lampura untuk menganti rugi,”paparnya.

Herwan Syah juga mempertanyakan status oknum anggota marinir yang membekingi perusahaam tersebut. Karena kami hanya mengklim ke perusahaan tersebut bahwa tanah itu belum ada tindak lanjut.

Untuk itu, kami meminta agar pihak terkait dapat mengindahkan tuntutan masyarakat sebab, bila tidak ada tindakan maka kami akan segera menduduki lahan karena itu adalah tanah marga.

“Kami tida mempermasalahkan terkait HGU, karena sampai saat ini baik pemerintah dan PT. SIP tidak menganti rugi lahan masyarakat,”paparnya.

Selama ini kami juga sangat dirugikan karena tanah yang dikelola pt sip tidak bisa dinikmati. “Untuk itu kami meminta agar perusahaan dapat segera menindak lanjuti persoalan ganti rugi tanah. Bila tidak direspon maka dalam waktu dekat ini akan segera menduduki lahan tersebut,”tukasnya.(*)ll




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.