Mustafa Resmi Diberhentikan, Masyarakat Lamteng Desak Mendagri Tetapkan Bupati Definitif




Foto San :

Foto San : Salah satu Tokoh Pemuda Lamteng MA Muhammad Ersad.

Berita24.id : Lampung Tengah — Masyarakat Lampung Tengah (Lamteng) mendesak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) agar segera mengangkat / mendefinitifkan Wakil Bupati Loekman Djoyosoemarto sebagai Bupati Lamteng.

Desakan tersebut taklain mengingat lamanya kursi Bupati mengalami kekosongan setelah Komisi Pemberantasa Korupsi (KPK) menangkap Mantan Bupati Lampung Tengah Mustafa melalui Oprasi Tangkap Tangan (OTT) beberapa waktu lalu.

Demikian Hal ini dikatakan Salah satu Tokoh Pemuda Lamteng MA Muhammad Ersad mengatakan, karena jabatan Plt/wakil Bupati Kabupaten Lamteng tidak memiliki kewenangan penuh dalam memutuskan kebijakan pemerintah selaku kepala daerah.

“Kemendagri semestinya segera mendefinitifkan Plt/Wakil Bupati Loekman Djoyosoemarto menjadi Bupati definitif. Hal ini setelah pengadilan memvonis hukuman kepada Mantan Bupati Lamteng Mustafa terkait Kasus suap yang menimpanya beberapa waktu lalu,”jelas Ersad.

Dikatakan Ersad, belum definitifnya Bupati Lamteng ini tentunya akan menghambat pembangunan karena hanya tidak memiliki mewewenangan penuh. Akibat itu juga akan terhambat dan tidak bisa berjalan secara maksimal dan efektif.

“Saat ini, kewenangan Pak Loekman  sebagai Plt/Wakil Bupati sangat terbatas, tentunya kondisi ini sangat tidak menguntungkan bagi masyarakat Lamteng khususnya,”ujar Ersad yang juga Mantan Gubernur BEM Fisip Unila dan Mantan Ketua Umum HMI Cabang Bandar Lampung di Zamannya.

Untuk itu, kami meminta kepada Mendagri untuk secepatnya mendefinitifkan Wakil Bupati Loekman Djoyosoemarto, apalagi alasanya juga jelas dan mendasar. Artinya untuk sama-sama kita ketahui bahwa putusan hukum atas Mantan Bupati Mustafa yang sudah incrach, bahkan yang terbaru beberapa hari kemarin Mustafa resmi diberhentikan dari jabatanya sebagai Bupati.

“Adanya putusan incrach dan diberhentikannya dari Jabatan Bupati Lamteng tentunya tidak ada alasan lagi Mendagri menunda hal tersebut. Sebab, kita sudah menghormati putusan hukum tersebut sampai ditetapkannya sebagai tersangka,”tegas Ersad.

Lebih dalam dipaparkan Ersad, pembangunan di Kabupaten Lampung Tengah harus terus berjalan dengan baik dan maksimal serta jangan sampai terhambat karena peristiwa beberapa waktu yang lalu oleh KPK terhadap mantan Bupati Mustafa.

“Ini merupakan satu ujian juga buat pak Loekman Djoyosoemarto untuk kedepanya dalam menjalankan tugasnya. Karena, kedepan akan menghadapi banyak tantangan yang lebih besar, yang menurut kita mengapa harus segera pak Loekman Djoyosoemarto menjadi Bupati definitif, sebab ini mengenai tentang kebijakan dan wewenang,”imbuhnya.

Saat ini lanjutnya, pak Loekman tengah menjadi power full, artinya untuk itu segera ditindak lanjuti atas dasar aturan, aktivitas, dan efektifitas  karena memang kita berharap sekali agar pembangunan di Kabupaten Lampung Tengah ini terus berjalan.

“Bila sudah ditetapkan sebagai Bupati Definitif, kita sebagai masyarakat Lamteng mengusulkan agar kekosongan kursi Wakil Bupati di isi oleh tokoh asli yang mempunyai kemampuan, teruji, berpengalaman, santun, berani serta memiliki kualitas, kapasitas dan kompetensi yang tinggi agar kedepan menjadi yang lebih baik,”tukas Sekretaris DPD KNPI yang juga aktif di HIPMI Provinsi Lampung. (san/si)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan