Nilai Ekspor Lampung Maret 2017 Turun 5,28 Persen




Kepala BPS Provinsi Lampung

Kepala BPS Provinsi Lampung Yeane Irmaningrum saat berikan penjelasan tentang nilai ekspor Lampung di kantor BPS, Senin (17/04/2017). Foto Susi

berita24.id : Bandarlampung – Nilai total ekspor Provinsi Lampung bulan Maret 2017 mengalami penurunan sebesar US$18,63 juta atau turun 5,28% dibandingkan ekspor bulan Februari 2017, demikian dikatakan oleh Kepala BPS Provinsi Lampung Yeane Irmaningrum di kantor BPS, Senin (17/04/2017).

“Bahwa nilai total ekspor pada bulan Maret 2017 mencapai US$334,50 juta, mengalami penurunan jika dibanding ekspor pada bulan Februari 2017 yang tercatat US$353,13 juta, namun jika dibanding dengan bulan Maret 2016 yang tercatat US$218,47 juta, mengalami kenaikan sebesar US$116,03 juta atau naik 53,11 persen,” katanya.

Yeane mengatakan terdapat 5 golongan barang utama ekspor Provinsi Lampung yang berkontribusi pada bulan Maret 2017. Kelima golongan itu adalah pertama lemak dan minyak hewan/nabati memberi kontribusi sebesar 39,76%, kedua kopi, teh dan rempah-rempah memberi kontribusi sebesar 14,14%, ketiga batubara memberi kontribusi sebesar 12,21%, keempat olahan dari buah-buahan/sayuran memberi kontribusi sebesar 6,78%, kelima karet dan barang dari karet memberi kontribusi sebesar 5,28%, peranan kelima golongan ini mencapai 78,17%.

“Kenaikan ekspor pada bulan Februari 2017 terjadi pada 3 golongan, yaitu batubara naik sebesar 41,80%, olahan dari buah-buahan/sayuran naik sebesar 9,14%, serta karet dan barang dari karet naik sebesar 8,51%, sedangkan 2 golongan barang utama yang mengalami penurunan yaitu yang pertama lemak dan minyak hewan/nabati turun sebesar 14,39%, serta yang kedua yaitu kopi, teh dan rempah-rempah turu sebesar 15,90%,” jelasnya.

Dijelaskan Yeane bahwa negara utama tujuan ekspor Provinsi Lampung pada bulan Maret 2017 adalah Belanda yang mencapai US$46,59 juta, disusul Tiongkok US$42,92 juta, kemudian Amerika Serikat US$35,88 juta, serta yang terakhir Italia US$33,42 juta, peranan kelimanya mencapai 61,14%. (sus)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan