Parah!!!,Puas Tiduri Gadis 18 Th, Oknum Guru Honore Ini Juga Tega Batalkan...

Parah!!!,Puas Tiduri Gadis 18 Th, Oknum Guru Honore Ini Juga Tega Batalkan Pernikahannya

113
0
BERBAGI
Foto redha : Oknum Guru Honore diciduk polisi setelah bersetubuhi anak dibawah umur.

Berita24.id : Sergai (Sumut)–  Oknum guru honore disalah satu sekolah swasta terpaksa harus berurusan dengan Polisi. Hal itu ditengerai selama tiga tahun berpacaran, tidak sedikitpun niat menikahi EY (18) seorang gadis yang telah berulang kali disetubuhinya.

Dilaporkannya  RS (21) warga Dusun Darul Aman, Desa Sei Buluh, Kec.Teluk Mengkudu, Sergai di Kepolisian karena yang bersangkutan tidak mau menikahi korban bahkan dengan tegas pelaku membatalkan rencana pernikahan setelah puas berbuat mesum layaknya suami istri.

Diceritakan Siti Rukiyah (56) ibu kandung EY (18) yang tinggal di Komplek Perum PT. Pamina, Kelurahan Batang Terap, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Sergai bahwa anaknya hanya Diberi Harapan Palsu (PHP) bahkan dia tega membatalkan pernikahan setelah dia merengut kehormatan anak saya.

“Dalam Keterangan laporan itu bahwa kejadian yang belum layak dilakukan itu pertama kali terjadi pada bulan Maret 2015, di Pantai Gudang Garam, Desa Kotapari, Kecamatan Pantai Cermin,  Sergai dimana persisnya di hari Jum’at 18/5/2018 Pukul 15.00 WIB,”paparnya.

Memang lanjut ibu Ey, bahwa dirinya merasa curiga melihat kedekatan anaknya dengan oknum guru itu, lalu saya menanyakan kepada anaknya agar menjawab pertanyaannya yang mencurigai keanehan atas keakraban mereka, hingga akhirnya mengakui perbuatan itu bahkan mereka sudah melakukan berulang-ulang.

“Atas pengakuan sang anak, saya dan keluarga langsung mendatangi rumah pelaku untuk meminta pertanggung jawaban kepada pelaku, pada saat itu juga pelaku berjanji secepatnya akan menikahinya. Dimana sesuai tanggal yang dijanjikan, namun, jauh dari tanggal yang dijanjikan, pelaku mendatangi Rumah korban pada tanggal 18 Nopember 2018 membatalkan rencana pernikahan yang telah dijanjikan,”ceritanya.

Merasa malu dan kecewa, akhirnya saya terpaksa melaporkan perbuatan calon mantu itu ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sergai.Sesuai Laporan Polisi Nomor :LP/302/XI/2018/SU/RES SERGAI Tanggal 26 Nopember 2018.

“Ya ada orang tua korban telah melaporkan kasus perlindungan anak dan persetubuhan. Bahkan tersangka sudah kita tahan dalam perkara tindak pidana persetubuhan terhadap anak sebagaimana dimaksud pasal 81 atau pasal 82 UU RI Nomor 35 Tahun  2014 Tentang Perlindungan Anak,” Ungkap Kasat Reskrim Polres Sergai AKP Sisworo.

Dikatakan Sisworo bahwa pelaku diciduk dari kediaman orang tuanya pada hari senin (7/1) dan memboyong tersangka dan diserahkan ke Penyidik Unit PPA untuk dilakukan pemeriksaan. Setelah diperiksa selama 1 X 24 Jam dan ditetapkan sebagai tersangka.

“Tersangka sudah kita tahan dalam perkara tindak pidana persetubuhan terhadap anak sebagaimana dimaksud pasal 81 atau pasal 82 UU RI Nomor 35 Tahun  2014 Tentang Perlindungan Anak,” tukasnya (redha/si)

TIDAK ADA KOMENTAR