Pembuatan Akte Kematian dan Perkawinan Minim : Hal Mengejutkan Ini Yang Disampaikan Disdukcapil Mesuji




Berita24.id : Mesuji — Pembuatan Akte Perkawinan dan Kematian di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil)  Kabupaten Mesuji sejak tahun 2009 hingga 2018 minim. Pasalnya hingga Desember 2018 hanya tercatat 1.552 Akte Kematian dan 312 akte Perkawinan bagi non muslim.

Kepala Disdukcapil Mesuji M. Rum’ija melalui Kabid Pencatatan Sipil Wage S.Sos, mengatakan, pembuatan akte perkawinan dan akte kematian di Kabupaten Mesuji sangat minim. Padahal akte tersebut sangat penting sesuai Undang-Undang nomor 24 tahun 2013 tentang administrasi kependudukan dan catatan sipil.

“Untuk dua akte ini kita memiliki kendala, sebab animo masyarakat sangat minim dan kurangnya kesadaran masyarakat untuk memiliki akte tersebut,”jelas Wage saat ditemui diruang kerjanya Jumat (28/12).

Padahal lanjut Wage, pembuatan akte ini gratis tanpa dipunguti biaya apapun. Namun masyarakat atau keluarga masih enggan untuk membuat akte kematian bagi keluarga atau familly yang sudah meninggal dunia, begitu juga akte perkawinan bagi warga non muslim.

“Bisa kita lihat, sejak didirikannya Disdukcapil Mesuji hingga tahun 2018, akte kematian hanya tercatat 1.552 yang sudah diterbitkan melalui Disdukcapil sedangkan akte perkawinan bagi non muslim hanya 312. Padahal akte perkawinan dan akte kematian sangat penting,”paparnya.

Minimnya kesadaran masyarakat, tentunya bukan disebabkan dari Disdukcapil, karena pihaknya sudah melakukan berbagai sosialisasi tentang pentingnya memiliki akte kematian bagi keluarga yang ditinggalkak dan akte perkawinan bagi warga non muslim.

“Berbagai langkah sosialisasi sudah dilakulan baik saat kegiatan Pemkab Mesuji atau surat tembusan dan sebagainya. Tetapi tentunya dikembalikan kepada animo masyarakat yang kurang memahami akan pentinya akte kematian dan perkawinan,”kata Wage.

Padahal, Tambah Wage, tujuan milik akte perkawinan tidak lain agar status pernikahan keduanya syah secara hukum dan tercatat  didisdukcapil.

“Perkawinan didalam adat itu belum kuat secara hukum, tetapi apabila dia sudah memiliki akte perkawinan dari pemerintah sudah memiliki kekuatan hukum tetap berdasarkan Undang- Undang (UU) nomor 24 tahun 2013 tentang administrasi kependudukan dan pencatatan sipil atas perubahan uu 23 tahun 2006,”bebernya.

Karena lanjut Wage, akte perkawinan sangat berpengaruh terhadap urusan administrasi, salah satu contohnya bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) non muslim dalam pengurusan administrasi harus melampirkan akte perkawinan.

Sementara untuk akte kematian, berpengaruh terhadap catatan jumlah penduduk, didinas dukcapil, karena bila tidak terdaftar maka catatan tidak mengurangi jumlah yang ada dipencatatan sipil karena tidak ada pelaporan dari keluarga.

“Akte kematian sebenarnya sangat penting untuk keluarga atau ahli waris selain penting untuk mengindetifikasi atau bukti secara otentik meninggal dunia seseorang juga sebagai catatan sejarah yang diakui pemerintah yang juga diatur dalam UU nomor 24 tahun 2013,”jelasnya.

Sedangkan manfaat akte kematian bagi korban kecelakaan tidak lain sebagai bukti untuk pengurusan jasaraharja.

“Yang jelas, Sosialisasi dan edaran sudah berapa kali kita lakukan. Bahkan diberbagai kesempatan kegiatan juga kita lakukan sosialisasi tetapi kesadaran masyarakat masih minim,”paparnya.

Sementara saat ditanya butuh waktu berapa jam dalam pembuatan akte baik kelahiran, perkawinan dan kematian, dengan tegas Wage mengatakan, untuk waktu pembuatan kita mengunakan waktu salam 10 jari atau waktu pembuatannya 10 menit. Ini hanya untuk tiga akte ini diluar pembuatan KK dan E- KTP.

“Hanya 10 menit untuk pembuatan Akte tersebut, sedangkab untuk biaya masyarakat cuma diwajibkan membawa berkas lengkap sesuai persyaratan karena biaya pembuatan aktenya Gratis,”tegasnya.

Sedangkan untuk menghindari oknum, diharapkan agar yang bersangkutan bisa langsung ke dinas kependudukan catatan sipil. Hal itu, bertujuan untuk menghindari terjadinya pemungutan biaya. Sebab, pembuatannya Gratis.(san)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.