Pemkab Kaur Gelar Jumpa Pers Insiden Pemukulan Wartawan, “Kami Minta Maaf”




Berita24.id  : Kaur (Bengkulu) — Berdasarkan pemberitaan yang beredar oleh sejumlah media terkait insiden penganiayaan terhadap salah satu wartawan online di kabupaten Kaur yang berinisial ATY, Pada hari ini Kamis 16/05/19 pemda kaur Mengklarifikasi kepada seluruh awak media sekabupaten Kaur terkait insiden pemukulan terhadap wartawan oleh staf Bupati Kaur berinisial HD, yang terjadi pada hari selasa 14 mei 2019 lalu.

Hadir dalam Acara Jumpa Pers tesebut Sekda Kaur H. Nandar Munadi M.si, Sekretaris Diskomimfo Kaur Asman Suhadi, Kepala Kantor Kesbangpol Kaur, dan Kabag Humas Pemda Kaur Edyan Sirajudin S.pd dan seluruh Wartawan baik dari media cetak online, dan elektronik

Pada kesempatan jumpa pers itu Sekda Kaur mejelaskan bahwa pemicu dari pada insiden pemukulan terhadap wartawan itu adalah miskomunikasi.

“Perlu diketahui bahwa Hd bukan ajudan bupati, tapi staf bupati merangkap sopir. Jadi dia tidak punya wewenang terhadap pengaturan jadwal pertemuan dengan bupati jika ingin bertemu bupati harus melalui humas supaya tidak salah presepsi,”tegad Sekda.

Sekda juga mengatakan bahwa perkara ini sudah melakukan perdamaian, di atas matrai dan ditanda tangani saksi-saksi dan dibantu biaya pengobatan sebesar 5 juta.

“Ini sebenarnya sudah damai. Namun ini juga sangat di sayangkan peristiwa ini sampai di laporkan ke pihak kepolisian walupun pada prinsipnya adalah hak asasi korban,”sesal Sekda.

Pada kesempatan ini, maka pemerintah daerah meminta maaf kepada seluruh awak media yang sudah mencemaskan kita semua.

Sementara itu Kabag Humas Pemda Kaur Edyian Sirajudin.S.pd membenarkan ada kejadian pemukulan, karena saat kejadian dirinya ada di lokasi. Namun, kedatangan Aty  itu merupakan masalah pribadi bukan propesi sebagai jurnalis.

“Persoalan keduanya adalah persoalan pribadi karna kenapa kami katakan seperti itu berdasarkan tulisannya ketika mengisi buku tamu yang ada di ruang tunggu buapti Kaur,”tegasnya.

Sebab, lanjut Kabag bila mendengarkan keterangan HD, pada hari-hari sebelumnya saudara Aty pernah mengirim pesan lewat Whatshap (WA) bahwa saudara Aty ingin ketemu Bupati tapi di tunggu belum ada jawaban, tetapi si Aty lantas menuding Ajudan Bupati tidak becus.

Tepat di hari (Rabu 14 Mei 2019 ) saudara Aty ingin bertemu menghadap bupati lalu bertemu saudara HD (pelaku) si HD teringat Pesan WA Aty yang pernah bilang saudara HD tidak becus.

“Saat itulah HD bertanya kenapa kamu bilang saya tidak becus, tetapi Aty sambil membisikkan ketelinga HD, kembali mengatakan tidak becus. Atas ucapan yang dilontarkan itu maka HD Melabuhkan tinjunya kepada Aty sehingga mengenai bagian mata Aty sehingga bengkak sebanyak Satu kali bukan dua kali,”tegas kabag

Perlu untu diketahui saudara Aty ingin bertemu bupati ingin minta rekomendasi untuk istrinya, Selanjutnya setelah terjadi peristiwa pemukulan itu HD ditanya bupati kenapa kamu pukuli Aty, HD mengatakan karna saya khilaf. (iksan)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.