Pemkab Sergai Raih 2 Penghargaan dari Ditjen Perbendaharaan Provinsi Sumatera Utara




Berita24.id  : Sergai (Sumut) —  Pemerintah Daerah (Pemda) se-Sumatra Utara (Sumut) mengelar Rapat Koordinasi (Rakor). Kegiatan tersebut mengusung Tema Evaluasi Pelaksanaan Anggaran Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Rakor tersebut dilaksanakan di Ruang Kuala Deli Lantai 9 Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provsu Rabu (2/10).

Dalam Rakor tersebut, Pemkab Sergai meraih 2 Penghargaan dari Direktorat Jenderal (Ditjen) Perbendaharaan Provinsi Sumatera Utara (Provsu), yakni Kategori Pemerintah Daerah (Pemda) terbaik dalam Tingkat Keaktifan Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) tahun 2018.

“Selain itu Kabupaten Sergai juga mendapat peringkat harapan I sebagai Pemda terbaik dalam penyaluran Kredit Ultra Mikro terbanyak sepanjang tahun 2017 -2019, Dari 6 kategori yang dinilai oleh Ditjen Perbendaharaan Provsu, Kabupaten Sergai berhasil meraih dua kategori. Dan ini tentunya menjadi motivasi kita,”jelas Bupati Sergai Ir H Soekirman.

Tak hanya itu, tentunya saya tidak luput menyampaikan rasa syukur atas prestasi yang cukup membanggakan Kabupaten Sergai ini. Alhamdulillah, Sergai kembali meraih perhargaan prestisius tingkat provinsi.

“Kita sama-sama berharap agar prestasi ini dapat menjadi modal dalam meningkatkan sinergi antara pemerintah dengan pelaku usaha sehingga semangat berwirausaha masyarakat seiring jalan ikut meningkat. Kita juga sangat menginginkan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten Sergai semakin giat dalam berproses agar di masa depan bisa ada di posisi prestasi yang lebih baik lagi,”imbuhnya.

Lebih dalam dikatakan Bupati, dirinya beserta jajarannya tentunya akan selalu optimis dengan perkembangan infrastruktur yang sudah dan akan terus digalakkan dapat berkorelasi langsung dalam meningkatnya pertumbuhan ekonomi daerah.

“SIKP sendiri merupakan sistem yang ditujukan untuk mempermudah pelaksanaan kredit program, khususnya Kredit Usaha Rakyat (KUR). SIKP, awalnya dikembangkan oleh Ditjen Perbendaharaan Kementerian Keuangan,”paparnya.

Sementara Gubernur Sumut Letnan Jenderal TNI (Purn.) H. Edy Rahmayadi saat membuka Rakor tersebut bahwa Rakor yang bertemakan sinergi meningkatkan perekonomian masyarakat menuju Sumut bermartabat menyuarakan perihal sinergitas segenap pihak untuk membangun Sumut.

“Saya mengharapkan sinergi dan kolaborasi antar seluruh daerah. Sumut merupakan provinsi unik yang memiliki potensi besar. Perdebatan yang tidak relevan dan nir-guna tak perlu lagi dilanjut,”paparnya.

Mengingatkan jika rakor harus memiliki output yang jelas sehingga tidak berakhir menjadi sekadar kegiatan seremonial belaka. “Silakan rakor. Saya ingin tahu jawabannya. Saya mau rakor ini jelas secara teknis, sehingga nanti akan ada satu laporan dan hasilnya bisa segera ditindak.

Lain hal dikatakan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provsu Wiwiek S. Widayat dalam sambutannya yakni Dalam rangka mengakselerasi perekonomian daerah yang lebih cepat, Bank Indonesia Provsu memerlukan sinergi baik dalam bentuk komunikasi, koordinasi, pertukaran data hingga penyelenggaraan bersama, terlebih dalam kondisi ekonomi yang sedang menghadapi tantangan dewasa ini.

“Kami menyadari bahwa tantangan kedepannya semakin kompleks, sehingga membutuhkan kerjasama lintas instansi. Beberapa negara berkembang sedang mengalami krisis dan beberapa negara sedang mengalami pertumbuhan yang negatif. Kita juga sedang mengalami perang dagang, untuk itu kita tidak boleh lemah dan berpangku tangan,”jelasnya.

Terdapat tiga hal yang dapat menjadi daya ungkit Provsu dalam menghadapi tantangan global, yang pertama komitmen untuk terus meningkatkan SDM, yang kedua usaha untuk meningkatkan investasi yang masuk di Provsu, dan yang terakhir bagaimana meningkatkan infrastruktur di Provsu.

Sementara Kedua penghargaan tersebut diterima langsung oleh Bupati Soekirman dari Gubsu Edy Rahmayadi dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pemda tahun 2019. (*)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.