PENGEMBANGAN WISATA DANAU KEMBAR DI KABUPATEN KAUR




MARNIDA¹, REFLIS²
¹Bappeda Kaur ² Dosen PSDA Universitas Bengkulu

By: Redaksi berita24.id On: Oktober 15, 2019

Berita24.id  : Kaur (Bengkulu) —- Secara nasional, pembangunan pariwisata dari waktu ke waktu semakin menguat. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2014-2019, sektor pariwisata ditetapkan sebagai sektor prioritas pembangunan nasional setelah infrastruktur, maritim, energy dan pangan.

Hal ini tentunya menunjukkan bahwa sektor pariwisata menjadi semakin penting dalam pembangunan nasional. Begitu juga halnya dengan pemerintah Provinsi Bengkulu, yang meletakkan sektor pariwisata menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021. (Bappeda Provinsi Bengkulu, 2016).

Pariwisata menjadi semakin penting, karena selain peran yang dimilikinya, pariwisata juga merupakan suatu sektor yang tidak berbeda dengan sektor ekonomi lainnya karena dalam proses perkembangannya juga mempunyai dampak atau pengaruh di sektor sosial dan ekonomi.

Provinsi Bengkulu mempunyai potensi pariwisata yang sangat kaya dan beragam, baik berupa priwisata alam, budaya dan sejarah. Kabupaten Kaur memiliki berbagai macam potensi pariwisata, baik wisata alam maupun wisata budaya karena Kabupaten Kaur yang terdiri dari bermacam-macam suku, adat-istiadat dan kebudayaan baik yang sudah dikembangkan, di promosikan dengan sempurna atau pun belum terjamah.

Dalam Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Daerah Kaur (RIPPDA Kaur) disebutkan bahwa Kabupaten Kaur memiliki banyak objek wisata yang cukup menarik dan potensial untuk dipasarkan. Sayang sekali, objek-objek wisata di Kabupaten Kaur belum tertata dan dikembangkan secara baik yang memiliki standar kepariwisataan. (Bappeda Kabupaten Kaur, 2012).

Salah satu objek wisata yang berpotensi untuk dikembangkan di Kabupaten Kaur adalah objek wisata Danau Kembar yang merupakan danau yang relative indah dengan pohon-pohonnya yang indah. Danau Kembar mempunyai dua fungsi selain sebagai tempat pariwisata juga sangat potensi untuk pengembangan budidaya ikan dalam keramba jala apung.

Potensi sumber daya ikan yang cukup besar di Danau Kembar adalah ikan Nila yang dibudidayakan oleh masyarakat sekitar dan binaan Dinas Perikanan Kabupaten Kaur. Danau Kembar ini terletak di wilayah Desa Tanjung Agung dan Sukamenanti, Kecamatan Maje, Danau Kembar berjarak 24 km dari Pusat Kota, 100 meter dari pinggir jalan dan terletak di tepi pantai perairan Samudra Hindia dengan akses yang mudah di jangkau dengan kandaraan maupun berjalan kaki.

Dinas Pariwisata Kabupaten Kaur telah membuat strategi guna pengembangan pariwisata di Kabupaten Kaur dengan menjadikan objek wisata Danau Kembar sebagai salah satu objek wisata yang menjadi sumber pendapatan daerah dengan beberapa pertimbangan keelokan, keasrian, kesediaan sarana dan prasarana dan aksesibelitas.

Strategi ini belum mampu memberi kemajuan yang signifikan dalam mengoptimalkan potensi yang ada dengan beberapa permasalahan yang terjadi sehingga perlu banyak pembenahan antara lain belum adanya kerjasama dengan invertor, belum melibatkan masyarakat, belum adanya aturan yang di buat oleh pengelola tempat wisata tentang ketentuan tarip membuka usaha, menikmati atraksi wisata kemudian sarana dan prasarana yang kurang lengkap seperti tidak adanya mushola, belum masuknya jaringan listrik, jalan hanya satu jalur sehingga kemungkinan terjadinya kemacetan, kenersihan masih perlu di benahi seperti toilet umum, pondok, sampah yang di tinggalkan oleh pengunjung.

Kurangnya pengawasan pemerintah daerah terhadap pengelolaan kepariwisataan dalam pengembangan objek wisata Danau Kembar, serta sistem promosi objek wisata Danau Kembar saat ini hanya terbatas pada brosus saja.(*)

Penulis adalah Marnida, merupakan Mahasiswa Universitas Hazairin, Staf Didinas Prindagkop Kabupaten Kaur.




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.