Petugas Lapas Sekayu Sewenang-Wenang; Hp Wartawan Dirampas, Foto-Fotonya Dihapus




Berita24.id  : Muba (Sumsel) — Salah seorang wartawan yang bertugas di Kabupaten Musi banyuasin (Muba), mengalami perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan oleh oknum Polisi Khusus Kemasyarakatan (Polsuspas) Sekayu Kabupaten Muba Kamis, (04 Juli 2019) sekitar jam 14.00 wib.

Diceritakan Santoso saat itu dirinya tengah berbincang dengan seorang teman di Halaman Parkir Lapas Kelas II B Sekayu, secara tidak sengaja ia melihat Jd, seorang Napi yang mengenakan kaus warna putih dan celana warna gelap, keluar dari pintu depan gedung Lapas sambil berbicara dengan suara keras ( tidak jelas apa yang diucapkan) dan itupun terdengar tiga kali oleh banyak orang yang berkunjung ke Lapas Sekayu.

“Melihat si Napi yang mantan Petugas Lapas ini seolah diistimewakan, bebas keluar masuk gedung Lapas dan tanpa menggunakan kaus seragam Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) seperti Napi-napi yang lainnya maka saya pun mengambil gambar dengan Hp ditangannya; mengetahui dirinya sedang difoto, Jd memanggil petugas Lapas bernama Henri, yang oknum itupun keluar mendekati saya sembari berteriak dengan suara lantang,”jelasnya.

Saat itu, labjut Santoso, oknum lapas itu berteriak “Hei jangan foto-foto, hapus foto kamu, sambil mengulurkan tangan merampas HP dari tangan saya, dan mengatakan ayo masuk kedalam, dan saya pun ikut kedalam lapas tersebut,”paparnya.

Didalam gedung Lapas di ruang Penjaga Pintu Utama (P2U), oknum itupun marah-marah kepada dirinya bahwa yang bertugas sekarang adalah dirinya. ” Kamu foto-foto tanpa ijin.  Asal kamu tahu ya, Jd itu keluar atas ijin saya, tidak mungkin dia melarikan diri, saya tanggung jawab,”  katanya sambil memberikan HP milik Santoso kepada petugas Lapas yang lain untuk dihapus foto-fotonya.

Meskipun begitu, saya pun berucap  Ya sudah kalau anda yang memberi ijin dan bertanggung jawab kenapa harus takut, kenapa marah-marah terus menghapus foto-foto di HP saya, saya ini wartawan yang sedang bertugas.

“Saya keberatan HP saya dirampas dan foto-foto didalamnya dihapus,” kata Santoso sambil mengulurkan tangannya untuk mengambil HP miliknya dari tangan petugas, tetapi Petugas Lapas tersebut mengelak dengan menjauhkan tangannya yang memegang HP milik santoso sambil terus menghapus  foto-foto di dalamnya.

Setelah itu mereka mengembalikan HP Santoso dan mempersilahkannya pulang.  Atas peristiwa itu, Saya langsung menceritakan kejadian yang dialaminya itu kepada  Kalapas II B  Sekayu, Ronaldo De Vinci Telesa, dengan mengirimkan pesan via WA, Ronaldo yang sedang cuti di luar kota. “Ya nanti akan saya tanyakan kepada petugas,”singkatnya.

Atas kejadian ini, Ketua Persatuan Wartawan Musi banyuasin (PWI Muba), Herlin Koisasi  memberikan komentar, “Perbuatan oknum petugas yang merampas HP wartawan dan menghapus foto-foto yang tersimpan di HP itu tidak dapat dibenarkan,  itu  melanggar Undang-Undang Pokok Pers (UU No. 40 Tahun 1999),”tukasnya.(agus)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.