Plt. Bupati Saply : Bentrok Di Mesuji, Mereka Bukan Asli Warga Kami




Berita24.id : Mesuji — Plt Bupati Mesuji, Lampung, Saply TH kembali meninjau Lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) pasca bentrok antar warga di Register 45. Kedatangan Plt. Bupati Mesuji, Kapolres dan Dandim itu tidak lain melihat kondisi aparat yang berjaga sekaligus berdialog dengan warga.

Plt. Bupati Saply mengatakan, pasca bentrok antar warga yang menewaskan 4 orang tersebut tentunya sangat merugikan semua pihak. Karena, selain kehilangan nyawa juga membuat kondisi Mesuji semakin mencekam.

“Keributan ini tentunya sangat berdampak negatif bagi Pemerintah Mesuji dan masyarakat luas. Terlebih kawasan register tersebut bukan warga asli Mesuji, ” papar Saply.

Dari pantauan awak media, hingga  saat ini masih lokasi masih dijaga ketat oleh pihak Kepolisian, TNI. Hal tersebut di lakukan agar tidak ada bentrokan susul.

“Sangat mempengaruhi iklim investasi yang ada di kabupaten Mesuju. Dipengaruhnya iklim investasi di Mesuji lantaran pihak luar akan menilai bahwa Kabupaten Mesuji tersebut tidak aman karena sering adanya bentrok yang dilatarbelakangi permasalahan lahan Register 45,”imbuhnya.

Sebab, lanjutnya, Bentrok sering berulang, berarti Mesuji ini tidak aman, Meskipun Mesuji sering terjadi bentrok, namun Saply kembali menegaskan bahwa orang yang sering konflik bukanlah orang asli dari Mesuji.

Mereka merupakan orang perantauan asal Ogan Komering Ilir, Sumsel, Lampung Timur, dan kabupaten lainnya yang dengan sengaja menggarap lahan.

“Tapi kalian tahu sendiri yang konflik ini bukan asli orang Mesuji ini sendiri. Ini ada masyarakat dari OKI dan daerah kabupaten lainnya,” kata dia

Dia menambahkan sementara ini pengungsi diminta untuk pulang ke kampung halamannya masing-masing. Pihaknya juga sampai saat ini tidak bisa mengambil langkah atau mengusir para perantau yang menggarap lahan di Mesuji.(*)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.