PMD Akui Tiga Kades di Periksa Polres Mesuji




Berita24.id : Mesuji — Isu Tiga Kepala Desa di Kabupaten Mesuji diperiksa pihak Kepolisian Polres Mesuji terkait tunggakan pajak nampaknya makin meluas. Bahkan, pemanggilan tersebut juga dibenarkan  Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Mesuji.

“Ya, Benar kemarin tiga Kepala Desa dipanggil Polres Mesuji, Kalau menurut informasi masalah pajak kegiatan yang belum disetor. Karena, Sampai saat ini kades juga belum kasih informasi apa saja yang dipertanyakan pihak polres,”jelas Kepala Dinas PMD Mesuji Sunardi SE saat dihubungi pagi ini (7/3).

Diakui Sunardi, pemanggilan tersebut hingga saat ini belum jelas berkaitan dengan persoalan apa. Tetapi, Kalau melihat surat panggilan disuruh membawa bukti-bukti dari tahun 2016, 2017 dan tahun 2018.

“Belum jelas apa persoalannya karena kita juga masih menunggu tiga Kepala Desa itu untuk memproleh informasi. Namun melihat dari bukti pemanggilan, mereka (Tiga Kades Red) harus membawa bukti pajak tahun 2016, 2017 dan pajak tahun 2018,”paparnya.

Sementara saat ditanya siapa yang melaporkan persoalan tersebut, Dengan tegas Sunardi mengatakan dirinya tidak mengetahui. Bahkan laporan tersebut apakah itu hanya berkaitan dengan pajak saja apa ada persoalan lain kita belum mengetahui.

“Masih menunggu informasi dari tiga kades terkait pemeriksaan itu, apakah selain pajak atau ada persoalan lain yang menyangkut tiga desa itu sendiri,”singkatnya.

Dilansir dari beberapa media ada tiga kepala desa di Kecamatan Tanjung Raya di periksa pihak Kepolisian Resot Polres mesuji, hari ini 6/3/19. Kepala desa tersubut merupakan Kintoko Desa mukti jaya, Juwadi Desa Sriwijaya, Harsono Desa Gedung mulya.

Menurut keterangan Narasumber yang enggan di sebutkan namanya, mengatakan iya kepala desa kami sedang di periksa oleh polres mesuji isu yang beredar, untuk kasus nya sendiri saya kurang paham, menurut keterangan yang beredar di masyarakat sih..masalah dana pajak bumi dan banguanan (PBB), menurut keterangan warga Mukti jaya kepada media.

Sementara Sekertaris Inspetorat, Andi Subratomo, membenarkan ada pemeriksaan kepada tiga kepala desa tersebut, untuk siapa yang melaporkan saya tidak paham, karena saya tidak tau masalahnya apa.

“Kemaren tiga kades tersebut sempat menghadap saya untuk memintak masukan permasalah ini, dan keterangan ketiga kades itu masalah dana PBB, yang belum terbayarkan di tahun 2016, 2017, dan uang pun sudah terpakai, “ucap Andi kemaren, (5/3/19).

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Mesuji, saat di konfirmasi malalui pesan whatsapp belum bisa mengasih tanggapan hanya di bacanya saja tanpa ada komentar apapun.

Sementara dilansir dari suarapedia.com bahwa Kepala Desa (Kades) Muktijaya Kecamatan Tanjungraya, Kabupaten Mesuji, Lampung, Kintoko akan mengambil langkah tegas terkait pemberitaan dugaan dirinya melakukan tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun 2016/2017.

“Berita tersebut telah mencemarkan nama baik saya. Apalagi yang baca sebagiannya adalah masyarakat saya, otomatis saya malu sebagai kades Muktijaya” tegas Kintoko, Rabu (6/3/2019).

Terkait dugaan tunggakan PBB itu, Kintoko mengatakan bahwa Desa Muktijaya setiap tahunnya selalu melunasi PBB bahkan jauh sebelum sampai waktu limit pencairan dana desa.

“Jika ada yang mengatakan PBB Desa Muktijaya nunggak silahkan buktikan dengan menanyakan ke pihak kecamatan atau Dinas DPMD Mesuji.  Silahkan tanya ke pamong, perangkat atau masyarakat desa. Saya sudah pontang-panting bekerja untuk desa masih diisukan menunggak PBB. Apalagi syarat pencairan dana desa setiap tahunnya adalah pelunasan PBB. Sejauh ini dana desanya selalu dicairkan setiap tahunnya, artinya berita tentang tunggakan itu tidak benar,” kata dia.

Terpisah, Kades Sriwinaya, Juwadi Jasa juga membantah pemberitaan yang sama.

“Tidak benar isu itu,  bisa di cek di desa saya mulai dari pembangunan  tidak ada yang tidak di kerjakan atau PBB Tidak dibayarkan (nunggak). Saya sangat menyanangkan adanya pemberitaan yang saat ini beredar luas di Mesuji.  Seharusnya laporan desa dahulu, minimal konfirmasi agar tidak terjadi pemberitaan sebelah pihak,”  tukasnya.(*/san/hendy/san)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.