Proleh Info Perusakan Makam Leluhur, PWI Lampura Bentuk Tim Cek and Ricek




Foto Riki :

Foto Riki : Makam Leluhur Minak Trio Diso.

Berita24.id : Lampung Utara — Menyikapi adanya kabar terkait kerusakan pada Makam Leluhur masyarakat Lampung Abung Siwo Migo (Minak Trio Diso) yang berada di Desa Skipi, Kecamatan Abung Tinggi, Kabupaten Lampung Utara, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) membentuk Tim Cek and Ricek ke Lokasi yang dimaksud.

Tim yang di bentuk itu menurut Ketua PWI Lampura, Jimmi Irawan, guna mengetahui setiap kabar yang telah menyebar luas dan akan berdampak sosial sampai di Isu-isu negatif atau Sara, dapat diluruskan melalui Media masa tempat Masing-masing Wartawan bekerja dan yang berada di Wadah Organisasi PWI.

“Dengan melakukan turun langsung ke lokasi ini kita dapat mengetahui kebenaran apa kabar yang disebar luaskan oleh masyarakat itu benar atau tidaknya,” Kata Jimi Irawan, ketika melihat kondisi makam Minak Trio Diso, di Desa Skipi, Abung Tinggi, Lampura, Kamis (13/9).

Menurutnya, tujuan dibentuk tim tersebut dalam menyikapi kabar yang disampaikan oleh salah seorang warga melalui media sosial (facebook) yang meminta pihak-pihak terkait untuk menyelidiki permasalahan yang terjadi pada makam leluhur tersebut.

(Seperti yang diposting oleh Akun Allifando), Sangat memperhatikan cagar budaya yang berada di Lampura ini ,rusak berat akibat Oknum yang tidak bertanggung jawab, mohon perhatian Aparat terkait, agar dapat bersama-sama ikut melestarikan salah satu cagar buda sejarah, makam Minak Trio Deso, yang berada di Desa Sekipi Abung Tinggi, hal itu diduga akibat pengeboman batu, kami asli Putra Abung Siwo Migo sangat prihatin melihat keadaan ini.

Dalam menyikapi kabar semacam ini, kata Jimi Irawan sebagai penyampai informasi wartawan, haruslah jeli sebelum menyajikan kabar kepada kalayak masyarakat ramai. Untuk itu, lanjutnya khusus wartawan yang berada di wadah PWI harus lebih teliti lagi.

Hal tersebut mengingat perkembangan Zaman digital saat ini akan banyak yang dimanfaatkan oleh jejaring Medsos baik itu tentang Hal-hal Positif maupun sebaliknya.

“Untuk itu sebagai Wartawan haruslah bertanggung jawab atas informasi yang telah disampaikannya, dan kabar berita itu haruslah mengedepankan segala unsur. Seperti tidak adanya interpensi dari piihak lain atau berita yang mengandung unsur sara, karena itu akan berdampak luas,” Paparnya.

Lebih lanjut dikatakan Jimi Irawan, dalam menyikapi postingan salah seorang warga dan dikabarkan rusak akibat atau dampak dari pengeboman Perusahaan batu yang berada disekitar makan tersebut tidaklah benar. Karena makam Minak Trio Diso itu saat ini tengah dalam tahap Renovasi oleh warga. Namun untuk kepastiannya pihak kepolisian daerah setempat juga tengah melakukan penyelidikan.

“Dari hasil Pantauan dan Konfirmasi dengan warga setempat, itu masih dalam proses perbaikan, tapi untuk lebih jelasnya pihak Kepolisian yang saat ini tengah melakukan penyelidikan,” Ujarnya, seraya menunjukan dilokasi makam telah terpasang polislane oleh Polres Lampura.(riki/si)

 




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan