Salah Mapping Hampir Dua Tahun, BRI Muba Diduga Tidak Profesional




Berita24.id  : Muba (Sumsel) —Sebanyak 1750 (seribu tujuh ratus lima puluh ) Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Provinsi Sumatera Selatan, selama hampir dua tahun tidak dapat digunakan, alias sia-sia.

Hal ini terjadi karena salah “mapping” yang dilakukan oleh BRI Cabang Sekayu-Muba, dimana seharusnya dituliskan kode bank BRI Kabupaten Muba pada KKS, tetapi tertulis kode bank kabupaten kota yang lain (bukan Muba), seperti Jambi, Lubuk Linggau dan lain-lain.

Akibat kesalahan ini warga masyarakat Muba pemilik KKS tidak dapat mencairkan bantuan yang diberikan Pemerintah. Ini menimbulkan kerugian bukan saja kepada masyarkat penerima KKS, tapi juga pada negara karena pembuatan atau pencetakan KKS itu dibiayai dari uang negara.

Dikonfirmasi mengenai kesalahan “mapping” ini, 14/11/2019, pimpinan cabang BRI Sekayu-Muba, Elisabet Primasari mengatakan bahwa hal itu tidak perlu dipersoalkan, yang penting sekarang sudah dibuat KKS yang benar.

“Sekarang yang penting kartu dan buku tabungannya sudah dicetak, kami sudah berbuat banyak untuk Muba, anda jangan melihat yang salah tapi yang berhasil, semua perlu proses. Kami pihak BRI Muba tetap tanggung jawab, sekarang semua sudah clear (klir), tinggal dibagikan, sudah saya kasih ke Dinsos Muba untuk diverifikasi ada tidaknya orang yang menerima KKS ini. Nanti akan ada launching tanggal 25 bulan ini, kami akan mengundang Sekda untuk hadir,” terangnya.

Ditanya berapa kerugian negara akibat salah mapping ini, Elisabet mengatakan tidak ada biaya.

“Tidak ada kerugian negara, kartu-kartu yang salah kirim ke Jambi itu kita tarik lagi,” jawabnya.

Menanggapi kejadian ini ketua organisasi Lembaga Tipikor Kabupaten Muba-Hermanto SH, mengatakan, bahwa pihak BRI tidak profesional, dan harus mengganti kerugian negara akibat salah mapping.

“Salah mapping sampai dua tahun? Bukankah setiap tiga bulan pihak Dinsos Muba, pendamping PKH memberikan data ke BRI by name by address ? Ini jelas tidak profesional dan merugikan negara, mencetak KKS itu kan perlu biaya, apalagi sampai lebih 1000 kartu. Menurut saya pihak BRI Muba harus bertanggung jawab!” tegas Hermanto. (agus).




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.