Sekdakab Ir. Anthoni, MM Minta ASN Jangan Gaptek




Berita24.id  : Tulangbawang —  Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tulangbawang (Tuba) Ir. Anthoni, MM, menjadi Pembina Apel dalam pelaksanaan kegiatan rutin upacara Mingguan, yang dilaksanakan di Lapangan Pemda setempat, Senin (03/02/2020).

Upacara tersebut diikuti seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dilingkup Pemda Tuba, dan sebagai petugas upacara dari Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.

Bupati Tulangbawang Hj.Winarti, SE., MH dalam amanah yang disampaikan Sekdakab Ir. Anthoni, MM tak pernah bosan mengingatkan, agar segenap aparatur dapat bekerja dengan sebaik-baiknya, disiplin, profesional, dan produktif, sesuai dengan bidang tugasnya masing-masing.

“Saya sampaikan terimakasih kepada aparatur yang telah menunjukkan perbaikan kinerja, yang sudah baik. Pertahankan dan tingkatkan, sedangkan yang belum baik segera lakukan perubahan. Pembinaan dan Evaluasi terhadap kinerja aparatur harus dilaksanakan oleh Kepala OPD dan dilaporkan secara berjenjang,” ucapnya.

Masih kata dia, hal lain yang tak kalah penting, aparatur diharapkan jangan pernah berhenti belajar untuk mengasah ilmu pengetahuan dan wawasannya, termasuk dalam mengikuti perkembangan teknologi informasi, guna mendukung peningkatan kualitas kinerja. Di era saat ini, jangan sampai aparatur “gaptek” (gagap teknologi).

Harus berupaya tahu seperti tentang pengoperasian internet, android, dan lain-lain yang ‘berbau’ teknologi. Mengingat saat ini semua serba teknologi, bahkan juga sudah mulai diterapkan dalam sistem pemerintahan.

“Jangan sampai aparatur Tulangbawang ketinggalan. Sehingga saat ini kita pun sudah memulai beberapa tahap penerapan sistem pemerintahan berbasis teknologi, yang diharapkan nantinya dapat meningkatkan kinerja aparatur dalam pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat sesuai slogan kita, Bergerak Melayani Warga (BMW),” imbaunya.

“Sebagai contoh seperti penerapan E-Kinerja Daily Evaluation System (DES), lalu nanti juga akan dikembangkan lebih luas Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SPID) sesuai amanat Permendagri Nomor 70 Tahun 2019. Saya harapkan agar hal itu harus dipelajari dan ditindaklanjuti oleh seluruh aparatur di kabupaten ini,” terangnya.

Lanjutnya, Provinsi Lampung, sudah mendengar belum lama ini terjadi banjir di wilayah Kota Bandar Lampung dan Metro. Sehingga juga harus semakin waspada, apalagi air di Sungai Tulangbawang kini tampak sudah naik.

“Untuk itu, saya minta agar BPBD bersama Satgas Penanggulangan Bencana dan instansi terkait agar selalu memonitor kecamatan-kecamatan rawan bencana dan harus siap melakukan langkah antisipasi maupun Tanggap Darurat. Utamakan keselamatan nyawa masyarakat. Lalu siapkan bantuan logistik, pelayanan kesehatan dan lain-lain yang diperlukan, dengan koordinasi yang baik antar unsur terkait,” tutupnya. (ADV).




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.