Takmau Berurusan Dengan KPK dan BPK, DPUPR Tubaba Janji Bongkar Proyek Irigasi Way Tulung Balak




Foto Yadi : Kabid Pengairan DPUPR Tubaba Rustam.

Foto Yadi : Kabid Pengairan DPUPR Tubaba Rustam.

Berita24.id : Tulangbawang Barat —Takmau bermasalah dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Tulangbawang Barat (Tubaba) janji Bongkar Pembangunan Irigasi Way Tulung Balak.

Akan dibongkarnya pembangunan tersebut taklain karena diduga bermasalah bahkan bila dibiarkan akan berbuntut panjang. “Ia, DPUPR Tubaba akan serius tangani pembangunan Irigasi Way Tulung Balak Tiyuh Penumangan, Kecamatan Tulangbawang Tengah yang dilaksanakan oleh CV. INTAN KARYA yang diduga tidak sesuai dengan spesifikasi,”jelas Kabid Pengairan Rustam saat ditemui diruang kerjanya Selasa (18/9).

Dikatakan Rustam, pihaknya akan segera menindak lanjuti persoalan tersebut dengan menegur rekanan agar membongkar kembali bangunan yang diduga bermasalah itu. Hal ini dikarenakan banyak dorongan dari masyarakat bahwa pembangunan tersebut bermasalah.
“Iya nanti kita turun lagi, saya sendiri yang akan turun langsung. Dimana titik-titik yang tidak sesuai maka kita minta kepada pemborongnya agar supaya dibongkar kembali,”tegas Rustam saat dijumpai diruang kerjanya, Selasa (18/9/2018).

Tak hanya itu, Rustam juga menyalahkan konsultan pengawas, sebab, jika pekerjaan itu bermasalah dan tidak sesuai dengan spesifikasi kemana perginya konsultan pengawas yang memang sudah dikontrak kerja dengan Dinas PUPR harus aktif mengawasi kegiatan dilokasi.

“Konsultan pengawasnya seharusnya aktif mengawasi dilapangan, jadi tidak akan terjadi kondisi pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi seperti ini. Jadi selama ini mereka (Konsultan Red) berada dimana?,”ujar Rustam sembari melihat video kondisi pekerjaan yang sebenarnya.

Tidak sampai disitu, Rustam juga berjanji akan melaporkan kegiatan tersebut kepada Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) mengingat pada tahun lalu hal yang sama juga pernah terjadi dan rekanan harus mengembalikan uang lebih ke Negara.

“Saya juga sampaikan terimakasih kepada kawan-kawan yang sudah ikut serta ¬†mengontrol kegiatan pembangunan Irigasi Way Tulung Balak itu. Ini juga akan saya laporkan ke BPK supaya jika masih ditemukan kerugian negara, maka rekanan harus mengembalikan uang kerugian negara tersebut, tahun lalu juga begitu,”papar Rustam.

Bukan hanya itu, secara umum Rustam juga menyebut-nyebut nama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) juga akan merespon bagi kegiatan pembangunan yang dilakukan oleh rekanan dengan tidak memperhatikan ketentuan.

” Iya, jelas KPK akan memantaunya. Karena, Kabupaten Tubaba saat ini dalam binaan KPK, jelas kalau ada pemberitaan-pemberitaan seperti ini akan menjadi masukan bagi KPK,”cetusnya. (yadi/si).




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Tinggalkan Balasan