Tenaga Honore Tak Produktif, Khamami Janji Tak Perpanjang SK




Berita24.id : Mesuji — Bupati Mesuji Khamami nampaknya tak akan main-main terhadapa Tenaga Honore dilingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mesuji yang tidak produktif. Bahkan, Bupati Mesuji Khamami memastikan di Tahun 2019 tidak akan memperpanjang Surat Keputusan (SK) Honore tersebut.

Langkah tersebut diambil karena banyaknya laporan dari masyarakat terkait kinerja tenaga honore yang tidak produktif dalam menjalankan tugas dan amanah dilingkup Satuan Kerjanya masing-masing.

Bupati Mesuji Khamami mengatakan, ditahun 2019 Pemda Mesuji akan mengurangi tenaga honore, terutama yang tidak produktif dalam menjalankan tugasnya.

“SK Honore tidak akan kita perpanjang, karena, banyak tenaga honore tidak produktif. Bila tidak diperpanjang SKNya silahkan tanya pada dirinya sendiri dan pasti bisa jawab,”jelas Khamami saat dihubungi redaksi berita24.id kamis (27/12).

Takhanya itu, Khamami juga mengatakan tidak diperpanjangnya SK Tenaga Honore itu, tentunya bukan tanpa alasan. Karena, mereka (Tenaga Honore Red) sudah digajih oleh Pemerintah, tetapi kerjanya masih asal-asalan bahkan tidak sesuai dalam memberikan pelayanan.

“Jangan salahkan bila SKnya tidak diperpanjang. Tetapi tanyakan kepada dirinya sendiri. Karena, saat ini sudah banyak laporan yang masuk bahwa tenaga honore tidak dapat ikut serta memberikan pelayanan yang prima,”paparnya.

Tidak hanya itu, dilaman Facebook pribadinya, Bupati Mesuji Khamami juga menyingung jasa konsultan pengawasan, dimana honore yang diberikan pemkab sudah cukup besar namun tidak ngawasi secara maksimal.

“Honore untuk pengawas jasa konsultan cukup besar, tetapi tidak maksimal. laporan harian sama tukang yang di awasi, kerja sama sama oknum dinas laporan fiktip, nekat – nekat dan nekat demi rupiah hajar terus,”Tulis Khamami di akun Facebooknya.

Sementara saat dikonfirmasi terkait status dilaman Facebooknya, Bupati Mesuji Khamami secara tegas mengatakan bahwa ini suatu peringatan keras terhadap tenaga honore yang tidak produktif dalam menjalankan tugas.

“Ditahun 2019 akan kita berhentikan tenaga honore tersebut. Apalagi banyak laporan yang masuk. Lebih parahnya lagi ada laporan yang fiktip. Dan ini yang jelas tidak dapat ditoleransi lagi, sebab, gajih yang diberikan sudah cukup besar,”tegasnya. (san)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.