Ternyata izin PT. GORBY Cuma 75 Armada




Berita24.id : Muba (Sumsel) — Dalam rapat dengar pendapat (RDP) menindak lanjuti laporan Forum Masyarakat Musi Bersatu FM2B beberapa waktu lalu hingga menjadi perhatian dari berbagai kalangan terutama pemerintah Musi Banyuasin.

Rapat yang dipimpin lansung oleh Sekretaris daerah Drs. Supriadi, Msi dihadiri segenap unsur terkait dan beberapa perusahaan batu bara, GORBY Group rapat yang di gelar di ruang Randik Pemkab Muba membuat suasana sedikit tegang karena Sekretaris daerah Apriadi baru mengetahui kalau izin dari GORBY Group itu hanya 75 Armada.

Untuk PT. Triaryani itu tidak ada izin sama sekali Apriadi juga menyesalkan pihak Conoco Philips mengapa mengizinkan kendaraan batu bara yang melintas jalan itu sebab yang memiliki izin jalan itu adalah pihak Conoco dan Apriadi minta kepada pihak Conoco agar jalan tersebut dijadikan jalan umum mengingat sepanjang jalan itu sudah menjadi pemungkinan penduduk.

Hal itu diakui oleh Iwan pihak dari PT. Gorbi Group dan iwan juga mengatakan kalau kendaraan yang bernomor Polisi BG. Itu ada tapi cuma 30 Armada dan pembuatan jalan baru itu kami sudah ada mengantongi izin dari kementrian katanya.

Dalam kesempatan itu ketua umum forum Masyarakat Musi Bersatu FM2B Kurniadi mengharap kepda pihàk Pemkab Muba dan segenap unsur terkait agar dapat menindak tegas pihak-pihak yang sudah menyalai aturan baik itu PT. Gorby Gruop dan pihak Conoco Philips karena kalau hal ini tidak ada tindakan dari pihak pihak yang terkait maka Pemkab Muba akan dianggap kecil oleh perusahaan yang bernaung di Muba.

Kurnaidi juga mengatakan akibat dari kendaraan batu Bara Bara yang jumlah lebih dari 400 Armada hingga menimbulkan dampak sosial mulai dari polusi debu yang memasuki kemungkinan penduduk dan sering terjadi kecelakaan dan rumah warga juga banyak yang retak.

“Terlepas dari itu anak-anak sekolah itu naik mobil Truk kayu minyak dan Truk batu Bara sementara royalti itu di Mura Tara warga Muba yang menjadi korban dan kurniadi juga minta kepada pihak Pemkab Muba agar menurunkan tim kesehatan kelapan untuk memeriksa warga mungkin ada yang terkena penyakit akibat polusi udara,”harapnya.(/agus)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.