Vanessa Angel, Bocah 8 tahun, Pasien Gizi Buruk dan Mengidap Radang Otak Butuh Uluran Tangan




Berita24.id: Lampung Utara — Vanessa Angel, bocah berusia delapan (8) tahun, pasien gizi buruk dan mengidap sakit radang otak (meningitis), terkulai lemah tak sadarkan diri (Koma), di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah Mayjend.HM.Ryacudu Kotabumi.

Putri kedua Pasangan Syahril, (50) dan Mardiana, (29), Warga Bedeng I Kelurahan Kotabumi Udik, Kecamatan Kotabumi, Lampung Utara. Saat ini, kondisi Vanessa semakin memburuk, yang diketahui salah satu murid SD Negeri 03 yang duduk dibangku Kelas 2, bedeng l Kotabumi udik Lampura.

“Keadaan anak saya saat ini tidak sadarkan diri, sebelum kami rujuk ke Rumah Sakit ini,” Kata Syahril kepada Lampungpro.com, Sabtu (11/5/2019).

Selain itu, kondisi Vanessa tampak seperti menahan rasa sakit yang luar biasa yang di rasakan bocah kecil itu, Tampak, beberapa alat medis, seperti layar monitor yang mendeteksi perkembangan organ tubuhnya, kateter, infus, serta ventilator (selang bantuan pernafasan), terpasang di tubuhnya yang lemah dan tidak berdaya.

Menurut ibunda Vannesa, awalnya vannesa saat pulang dari Sekolah mengeluhkan rasa sakit di kepalanya, dan tubuhnya panas.

“Saya kira, vannesa hanya demam biasa, lalu saya suruh dia untuk istirahat,” Terang Mardiana.

Di akui, Mardiana bahwa dirinya hanya mampu memberikan perawatan seadanya, kepada vannesa saat masih dirumah. Namun, kondisi vannesa semakin hari semakin memburuk, terhitung selama tujuh hari di rawat di rumah, dengan perawatan seadanya.

“Kami tidak punya biaya Pak, untuk dapat membawa vannesa ke Rumah Sakit. Saat ini kondisi anak kami semakin parah, kami tidak tau lagi harus berbuat apa dengan kondisi seperti saat ini. Sebelumnya, vannesa saya bawa ke Puskesmas, Setelah diperiksa di Puskesmas, anak saya harus dirujuk ke RSUD Ryacudu,” Terang Mardiana, yang mana pada saat ini, vannesa telah lima hari berada di ruang ICU RSUD Ryacudu Kotabumi.

Diketahui, perekonomian kedua orang tua Vanessa, merupakan salah satu Keluarga Prasejahtera. Dan memiliki keterbatasan ekonomi, yang mana orang tuanya tidak memiliki pekerjaan. Bahkan, kartu BPJS pun mereka tidak punya. Saat ini orang tua vannesa sangat berharap adanya uluran tangan dari para Donatur, dan bantuan dari Pemerintah setempat. (riki)




Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.